Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login
Ketika Diluar Badai Mengamuk, Ini Caranya Agar Kamu Tetap Tenang Menghadapinya Sumber :

7 July 2019

July 2019
MonTueWedThuFriSatSun
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031
 582
[Daily Devotional]

Ketika Diluar Badai Mengamuk, Ini Caranya Agar Kamu Tetap Tenang Menghadapinya

Mazmur 62:9

Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita. Sela

Bacaan Alkitab Setahun Mazmur 7; Matius 7; 2 Raja-Raja 5-6

Saat itu Jumat malam, kami pergi keluar untuk makan malam dan nyaris tidak bisa bisa masuk ke garasi sebelum hujan turun.

Ketika listrik padam, saya sedang mengetik di komputer saya dan istri saya sedang membaca e-book di tabletnya. Rencananya adalah selesai itu kami akan menonton film sebentar, tetapi saat itu kami tanpa listrik, tidak ada lampu, tidak ada internet, dan tidak ada televisi.

"Apa yang kita lakukan sekarang?" Tanya istriku.

Saya meraih laci meja untuk mencari senter yang berfungsi juga sebagai power bank untuk handphone, menghubungkannya ke telepon saya, dan menyalakan hotspot seluler sehingga kami dapat mempertahankan koneksi internet. Lalu aku berjalan ke dapur di mana kami menyimpan dua lentera untuk berkemah yang dioperasikan dengan baterai, mengeluarkan satu lentera, dan meletakkannya di meja dapur, di mana cahayanya menerangi seluruh dapur, ruang makan, dan ruang tamu. Tidak banyak, tapi cukup.

Selama satu jam berikutnya, hujan turun dari langit seolah-olah Tuhan telah mengambil Samudra Atlantik dan mencampakkannya pada kami. Linda membawa lentera ke sofa untuk membaca; laptop saya baterainya masih penuh sehingga saya bisa menyelesaikan pekerjaan yang saya lakukan.

Meskipun bagian lain rumah itu gelap, dan suhunya bertambah hangat karena ACnya mati, kami tidak mengalami krisis ketika listrik padam. Pada akhir pekan sebelumnya, kami telah memeriksa baterai di lampu darurat dan mengisi powerbank untuk ponsel saya. Karena kami sudah siap, tidak ada keadaan darurat ketika badai menyebabkan pemadaman listrik. Kami tidak panik dan tidak ada krisis.

Hal yang sama berlaku jika sesuatu yang mengerikan terjadi dan kehidupan mencapai titik akhirnya. Jika kita mengambil waktu untuk mempersiapkan terlebih dahulu, bahkan kematian bukanlah krisis, dan kita tidak perlu panik.

Dalam Filipi 1:21 Rasul menulis, "Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.." Itu tidak terdengar seperti orang yang takut akan kegelapan atau kematian. Dia siap untuk apa pun yang mungkin terjadi.

Ayub adalah orang lain yang memiliki kepercayaan diri yang dalam ketika menghadapi badai kehidupan. Terlepas dari semua rasa sakit dan keburukan yang dia hadapi, dia masih menyatakan, "Tetapi aku tahu: Penebusku hidup. ." Ayub 19:25

Ketika lampu akhirnya kembali menyala, kami menonton film lama Alfred Hitchcock yang dibintangi James Stewart dan Doris Day. Itu adalah malam yang indah — meskipun badai mengamuk di luar.

Hak Cipta © 2017 Paul Linzey. Digunakan dengan izin.

Sumber : Jawaban.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Share this article :
Fadhila Eka 21 July 2019 - 20:08:48

nilai dari 5 pangkat negatif 4 dikali 5 pangkat ne.. more..

0 Answer

Wahyudi Triwiyanto 21 July 2019 - 04:17:26

Persistensi Amanat Agung

0 Answer

adrian 18 July 2019 - 21:48:14

Hutang

0 Answer


Marlina - 21 July 2019 - 15:09:28
Saya Marlina saat ini saya sedang terlilit hutang ... more..

Yu55 Ch4nnel 28 May 2019 - 16:51:25
Bertahun2 saya meninggalkan Tuhan Yesus,hanyut dng... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Banner Fun Run Juli Week 3


7272

Banner Testify Juli Week 3