Ketika Membuat Keputusan, Kita Harus Menggunakan Hikmat

Renungan Harian / 19 May 2020

Ketika Membuat Keputusan, Kita Harus Menggunakan Hikmat
Claudia Jessica Official Writer
      4397

Efesus 5: 15-17

Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 139; 2 Korintus 12; 2 Samuel 5-6

Jika kamu memanfaatkan hidupmu sebaik-baiknya, maka kamu harus mengendalikan waktumu. Waktu yang kita miliki adalah hidup kita. Jika kita tidak belajar mengatur waktu, kita tidak akan hidup dengan maksimal.

Jadi, ketika kamu hendak mengambil keputusan, gunakan Tes Investasi: Apakah ini cara yang terbaik dalam menggunakan waktu saya?

Kita semua memiliki porsi waktu yang sama dalam seminggu, yaitu 168 jam. Waktu jauh lebih penting daripada uang. Kamu bisa mendapatkan uang lebih banyak, tapi kamu tidak bisa mendapatkan waktu tambahan.

Waktumu di dunia telah ditentukan. Jika kamu mengabaikannya, kamu telah menghancurkannya. Jika kamu membuang waktu, kamu telah menyia-nyiakan hidupmu.

Kamu tidak memiliki waktu untuk melakukan segalanya. Dan kabar baiknya adalah, Tuhan tidak mengharapkanmu untuk melakukan segalanya. Bahkan, hanya ada beberapa hal penting yang harus dilakukan.

Orang yang efektif mencari tahu apa yang penting dan apa yang sepele. Mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk melakukan hal-hal penting daripada hal-hal sepele.

Mungkin terdengar mudah, tapi sejujurnya, ini cukup sulit. Sulit untuk memilih yang terbaik dari yang termudah.

Ketika saya dewasa, saya memilih untuk tidak melakukan banyak kegiatan. Itu bukan karena aktivitasnya buruk, melainkan karena saya ingin memaksimalkan waktu saya.

Saya ingin memilih untuk melakukan yang terbaik. Saya ingin menghabiskan hidup saya untuk misi yang telah Tuhan utus untuk saya genapi.

Apakah kamu tahu bahwa kamu ada disini untuk suatu alasan? Kamu tidak ditempatkan di sini untuk hanyut mengikut arus dunia. Tuhan menciptakanmu untuk melakukan sebuah misi.

Jika kamu sudah tahu misi itu, mulailah membersikah kekacauan dalam hidupmu untuk melakukan misi yang Allah berikan di sepanjang hidup yang kamu miliki.

Apakah kamu tahu pasti apa yang menjadi misimu? Pertama, berhentilah melakukan hal sepele yang menghabiskan banyak waktumu. Kemudian, tanyakan pada Tuhan tentang apa misi hidupmu.

Ketika kamu telah menyingkirkan hal-hal sepele, kamu akan memiliki lebih banyak waktu untuk mendengar jawaban-Nya.

Kamu memiliki pilihan. Jangan memilih untuk menjadi biasa-biasa saja. Cari tahu apa yang terbaik dari Tuhan untuk kamu dan gunakan seluruh sisa hidupmu menggenapinya.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?