A Place Of Holy Mystery

Renungan Harian / 7 November 2008

A Place Of Holy Mystery
Lestari99 Official Writer
      8943
Lukas 7:16
Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."

Bacaan Alkitab setahun : Mazmur 129; Yohanes 6; Yeremia 21, 34

Suatu saat Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak berbondong-bondong menyertai-Nya. Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, seorang anak laki-laki yang adalah anak tunggal dari seorang janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai mereka.

Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata padanya: "Jangan menangis!". Ini adalah momen yang menarik - seperti yang disebutkan para ahli Alkitab - di mana Allah menunjukkan empati-Nya akan penderitaan manusia. Sejak dahulu, para atheis selalu menyangkal keberadaan Allah dengan alasan jika memang Allah ada, mengapa Ia membiarkan semua penderitaan yang menusuk hati itu terjadi di muka bumi?

Tapi ternyata Yesus turut campur pada hari pemakaman itu. Dia menghampiri usungan itu, menyentuh anak itu, dan Yesus menyerahkannya, hidup, kepada ibunya.

Semua orang itu ketakutan dan mereka menyadari bahwa mereka berada di tempat misteri Illahi. Benar bahwa penderitaan ada di muka bumi, tetapi juga nyata bahwa Allah turut campur dalam setiap perkara.

Semua kesulitan, tantangan dan kepedihan yang dialami di hidup kita, entah di kantor atau di keluarga, janganlah sampai membawa kita pahit kepada Allah, melainkan yakinlah bahwa Dia berempati kepada setiap penderitaan kita.

Hati Yesus bersimpati untuk kita saat itu, saat ini, dan selamanya.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?