Nyanyian Malaikat yang Menggema di Telinga Para Gembala

Renungan Harian / 13 December 2017

Kalangan Sendiri
Nyanyian Malaikat yang Menggema di Telinga Para Gembala
Lori Official Writer
      15883

Lukas 2: 10-11

"Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.


Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu15[/kitab]; [kitab]Wahyu21[/kitab]; [kitab]0Ayub6-7[/kitab]

Seperti sejumlah malaikat turun ke bumi melalui langit yang bertaburan bintang, pemimpin malaikat tiba-tiba menghentikan mereka dengan sebuah tanda. Mereka melayang-layang di langit sebuah tempat yang sunyi di Betlehem. “Itu dia,” kata pemimpin malaikat, “Gembala-gembala yang rendah hati yang sudah dipilih Allah untuk menerima pesan kita. Ini akan jadi kabar terhebat yang pernah didengar oleh manusia fana. Apakah kalian siap jadi paduan suara malaikat agung?”

Pemimpin malaikat itu lalu terbang lebih rendah supaya dia bisa melihat para gembala di bawahnya. Tapi gembala-gembala itu pun ketakutan! Masing-masing menutupi wajahnya dari silau cahaya sang malaikat tapi dengan sungguh-sungguh mendengarkan pesan yang disampaikan.

Katanya, “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Lukas 2: 11)

Malaikat itu pun dikelilingi oleh kemuliaan surgawi dan langit pun menggemakan nyanyian indah yang pernah didengar oleh para gembala, sorak-sorai dan pujian kepada Allah atas kelahiran putra-Nya yang sudah lama dinanti-nantikan. Mereka pun dengan segera beranjak untuk menyaksikan juruslamat yang lahir itu.

Alkitab mencatat bahwa malaikat adalah hamba pelayanan Allah dan mereka diutus untuk menolong dan melindungi kita, mereka adalah ahli waris keselamatan. Tentu saja tugas mereka yang paling penting adalah menyampaikan kabar kedatangan Kristus ke dunia!

Meskipun sedikit sekali informasi soal asal-usulnya, tapi inspirasi dari lagu Perancis abad ke-18 telah menjadi informasi yang sudah mendunia.

Dan lagu itu adalah lagu yang sering kita nyanyikan di musim-musim Natal setiap tahunnya berjudul : In Exelsis Deo.

Berikut liriknya:

Angels we have heard on high

Sweetly singing o'er the plains

and the mountains, in reply, echoing their joyous strains.

 

Shepherds why this jubilee?

Why your joyous strains prolong?

What the gladsome tidings be which inspire your heav'nly song?

 

Come to Bethlehem and see Him whose birth the angels sing;

come, adore on bended knee Christ the Lord, the newborn King.

 

See Him in a manger laid, Jesus, Lord of heav'n and earth;

Mary, Joseph, lend your aid, with us sing our Savior's birth.

 

Chorus: Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo! 

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?