Melatih Kepekaan

Renungan Harian / 15 June 2009

Kalangan Sendiri
Melatih Kepekaan
Lestari99 Official Writer
      9793
Matius 25:40
Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Bacaan Alkitab setahun: Amsal 16; Galatia 5; 2 Tawarikh 4-5

Suatu ketika saya naik bis. Hujan yang sangat deras dan kondisi bis yang sudah tidak begitu baik membuatnya bocor. Salah satu tempat yang bocor tepat berada di atas bahu seorang anak SD. Dia tidak bisa berdiri atau bergeser karena bis penuh sesak. Seorang mahasiswi yang berdiri di sebelah anak itu melakukan sesuatu yang menurut saya tidak terpikir oleh kebanyakan orang di bis itu, termasuk saya. Ia menadahkan tangannya di tempat yang bocor sehingga air yang menetes dari atap bis tidak mengenai anak itu. Saya berpikir dalam hati, seandainya saya berdiri di tempat mahasiswi itu berdiri, akankah saya melakukan hal yang sama?

Kita sering kurang peka dan kurang perduli terhadap keadaan orang lain. Kita terlalu sibuk memikirkan keadaan diri sendiri, apalagi jika kita berada dalam ketidakberdayaan atau situasi sulit. Dalam perjalan maut-Nya ke Golgota, Yesus masih sempat menghibur para wanita Yerusalem yang menangis. Ketika berada di ujung kematian, Dia justru mendoakan orang-orang yang menyebabkan penderitaan-Nya, padahal tidak ada penderitaan yang melebihi derita-Nya! Sesungguhnya, tidak susah melakukan kebaikan kecil, hanya dibutuhkan kemauan dari dalam diri kita untuk melakukan hal tersebut. Jika untuk kebaikan kecil saja kita enggan melakukannya, bagaimana kita bisa menjadi saluran berkat bagi kehidupan orang lain?

Seberapa pun kecilnya, tetaplah lakukan kebaikan karena Anda takkan pernah tahu dampak yang ditimbulkannya bagi kehidupan orang lain.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?