Bijak dalam Setiap Keputusan

Renungan Harian / 5 June 2009

Kalangan Sendiri
Bijak dalam Setiap Keputusan
Lestari99 Official Writer
      7327
1 Timotius 6:9
Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.

Bacaan Alkitab setahun: Amsal 6; Yohanes 16; 1 Tawarikh 25-26

Situasi keuangan yang tidak menentu sudah berlangsung cukup lama dan belum menunjukkan tanda-tanda akan usai. Amerika Serikat jelas sudah memasuki gerbang resesi. Dunia mau tidak mau mengikutinya. Akibat inflasi dan imbal hasil investasi yang mayoritasnya negatif, uang Anda sekarang ini rasanya kian cepat habis digerogoti.

Untuk manager keuangan yang harus menjaga baik-baik cadangan dana perusahaan lewat hedge funds dan semacamnya, serta Anda yang tidak mempermasalahkan berinvestasi saham, opsi saham, ataupun hal-hal ‘tak berwujud' lainnya yang masih dipertanyakan sebagian umat Kristen, situasi sekarang sangat menuntut kewaspadaan. Gegabah, rakus, atau pongah sedikit saja, bisa membuat Anda mati (1 Timotius 6:9).

Sementara perekonomian berfluktuasi setiap detik, keputusan yang kita ambil tentang uang harus secepat kilat, sementara kita dituntut untuk tetap bijak. Uang memang tidak boleh menjadi tujuan yang harus dikejar, tetapi bukan berarti kita boleh sembrono mengelola harta.

Tokoh Alkitab yang dikenal karena kebijaksanaannya, tanpa Anda harus berpikir lama-lama, adalah Salomo. Tentunya bukanlah kebetulan jika raja ini pun bertangan dingin untuk urusan berinvestasi. Membaca saran-saran beliau, sekaligus membayangkan mengapa ia berkeluh kesah tentang ‘segala sesuatu yang sia-sia' tentunya jauh lebih berarti daripada sekedar mengamati harga saham menit demi menit untuk mereguk untung segera. Jangan terjebak dalam keinginan Anda untuk mendapatkan uang yang banyak dalam waktu singkat.

Dalam dunia yang serba cepat, yang bertahan bukanlah keputusan yang instan melainkan keputusan yang disertai kebijaksanaan.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?