Silsilah Keluarga yang Membosankan

Renungan Harian / 13 December 2015

Silsilah Keluarga yang Membosankan
Lori Official Writer
      7427

Lukas 3: 23-24

Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli, anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf...

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu15[/kitab]; [kitab]Wahyu21[/kitab]; [kitab]0Ayub6-7[/kitab]

Adam dan orang tuanya sedang berada di taman untuk melakukan reuni keluarga. Di pavilion, Adam melihat poster. “Lihat, ada pohon silsilah keluarga! Mari memeriksa nama-nama kita di sana”. Ibunya lalu menelusuri garis-garis di sepanjang silsilah keluarga dengan jari telunjuknya. “Kita ada di sini! Ada nama kamu, Adam. Dan di sini posisi kakek, nenek dan sepupumu,” ucap sang ibu.

Adam suka sekali mempelajari tentang ikatan darah di keluarga besarnya. Ketika dia tidak tahu nama seseorang yang ditanyakan, orang tuanya akan menunjuk orang tersebut. Kemudian mereka akan menjelaskan tentang ikatan darahnya dengan mereka.

Tiba-tiba kepalanya mulai berputar. “Aku tidak akan pernah bisa menghapal ini semua!” Sambil tertawa, sang ayah berkata, “Aku juga bahkan tidak bisa menghapal semuanya dengan baik. Ttetapi kakek buyutmu yang ada di sana, dia mengenal semua orang!”

Kisah ini mengingatkan kita tentang sejumlah pohon silsilah keluarga yang ada di Alkitab. Siapapun yang membacanya mungkin akan merasa bosan pada awalnya. Tetapi setiap nama di dalamnya orang-orang yang dikenal dan dikasihi Tuhan. Tuhan mengenal dan mencintai Anda juga, dan dia senang apabila Anda ambil bagian dalam silsilah keluarganya. Anda adalah salah satu anggota keluarga yang telah menjadi anak Allah melalui iman kepada Yesus.

 

Nama Anda sudah tercatat dalam silsilah keluarga surga melalui iman kepada Yesus

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?