Tuhan ingin Kita Belajar dari Empat Binatang Kecil

Renungan Harian / 13 October 2016

Kalangan Sendiri
Tuhan ingin Kita Belajar dari Empat Binatang Kecil
daniel.tanamal Official Writer
      23298

“Akulah Tuhan, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.” Yesaya 48:17

Setiap orang yang kesulitan untuk menjalani hidup, nampaknya merupakan pribadi yang kemungkinan besar jarang atau tidak memperhatikan Firman Tuhan. Padahal rahasia dan kunci kehidupan terdapat dalam Alkitab yang merupakan Firman Tuhan yang hidup dan memerdekakan siapapun yang mau menjalaninya. Didalamnya termuat banyak tuntunan dan petunjuk dari Tuhan.

Siapapun yang terus mempelajari Firman Tuhan dan merenungkannya siang dan malam, pasti akan mengerti apa kehendak Tuhan, dan apa langkah-langkah yang harus kita tempuh sehingga perjalanan hidup kita selalu diberkati dan akan memberi inspirasi. Salah satu tuntunan dan petunjuk Tuhan untuk menjalani kehidupan ini adalah saat Dia memberikan contoh kehidupan empat binatang kecil dalam Amsal 30:24-28.

Semut, (ayat 25) “bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas.” Semua tahu bahwa binatang yang satu ini terkenal karena kekompakan dan rasa gotong royong yang tinggi. Karakternya adalah rajin, ulet dan sangat cekatan. Jangan terpengaruh oleh ukurannya yang kecil, karena raksasa sebesar apapun bisa mereka kalahkan.

Pelanduk, (ayat 26) atau dikenal sebagai Kancil, “bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu.” Bahkan binatang yang lemah ini saja bisa pintar untuk ‘sedia payung sebelum hujan’ dengan membangun rumahnya diatas bukit atau dataran yang paling tinggi, sehingga jika ada badai ataupun banjir, ia akan selamat.

Belalang, (ayat 27), “yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur.” Kerjasama dan ketekunannya dapat menghabiskan hasil ladang dengan lumat dan tandas, orang mengenalnya dengan istilah ‘Sapu Habis’.

Cicak, (ayat 28) “yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja.” Cicak mungkin dapat diremehkan, namun dia selalu mendapat tempat didalam tempat-tempat yang penting. Perkenanan (Favor), adalah satu hal yang bisa kita dapat dari Cicak.

 

Empat karakter dari binatang itulah yang Tuhan inginkan agar kita belajar daripadanya. Sederhana dan sangat unik namun dapat memberkati dan memperlengkapi kita menjadi orang-orang yang mengerti tujuan hidup ini sesuai dengan tuntunan dan petunjuk Tuhan

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?