Cintanya Tuhan kepada kita itu tidak dapat diukur seperti matematika. Cinta-Nya lebar, panjang, tinggi, ataupun dalam tak terkira. Tidak berujung, tidak berpangkal seperti angka 8. Bahkan ketika kita merasakan kasih tersebut, kita pun tak dapat menyelami kasih tak terhingga itu.
“Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus.” (Efesus 3:18)
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”