Rajawali Jatuh

Renungan Harian / 26 June 2014

Rajawali Jatuh
Budhi Marpaung Official Writer
      9134
Show English Version

Obaja 1:3

Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]amsal27[/kitab]; [kitab]filip4[/kitab]; [kitab]iitaw12-13[/kitab] 

Tentang kesombongan, C.S Lewis menulis seperti ini: “Berhadapan dengan Allah, manusia berhadapan Sosok yang keunggulannya dalam segala aspek tak tertandingi. Kalau Anda tidak melihat Allah sebagaimana adanya – dan dengan demikian melihat diri Anda secara mutlak tidak sebanding dengan Dia - Anda sama sekali tidak mengenal Allah. Selama Anda sombong, Anda tidak mungkin mengenal Allah. Orang yang sombong selalu memandang ke bawah, merendahkan orang lain dan segala sesuatu; dan tentu saja, selama Anda melihat ke bawah, Anda tidak akan dapat melihat sesuatu yang ada di atas Anda.”

Sikap semacam itu diperlihatkan bangsa Edom. Mereka membanggakan kehebatan dan pengaruh mereka di tengah-tengah bangsa lain. mereka memegahkan perbentengan yang tinggi dan kokoh. Mereka menyombongkan kekayaan dan kemakmuran. Mereka mengandalkan persekutuan dengan negara-negara sahabat. “Siapakah yang sanggup menurunkan aku ke bumi?” pikir bangsa itu.

Mereka lalai; tidak memperhitungkan keberadaan Allah. Padahal jelas, Allah sanggup meninggikan dan merendahkan bangsa-bangsa semudah membalikkan telapak tangan. Oleh sebabnya, terhadap bangsa Edom, Dia berfirman, rajawali pongah itu akan dijatuhkan.

Kesombongan selalu berkaitan dengan cara pandang terhadap Allah serta siapa atau apa yang kita andalkan. Jika kita tahu bahwa tidak ada satu hal pun yang kita punya ini sanggup menandingi-Nya, mengapa harus berlaku congkak baik kepada Allah mau kepada sesama? - ARS

Selalu, akhir dari kesombongan pastilah kejatuhan.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?