Sumber Ketenangan Melalui Setiap Keadaan
Kalangan Sendiri

Sumber Ketenangan Melalui Setiap Keadaan

Lori Official Writer
      1970

Ayat Renungan: 

Ulangan 31: 8, “Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.”

Roma 12: 12, “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!”

 

Ketika kita berbicara tentang menghadapi persoalan hidup, mungkin banyak dari kita yang mulai kehilangan harapan di dalam Tuhan. Hati kita bahkan diyakinkan bahwa Tuhan tak peduli dengan hidup kita. Tapi pagi ini kita mau belajar kebenarannya dari Ulangan 31: 8, demikian disampaikan, “Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.”

Tuhan adalah terang penuntun hidup kita! Saat keadaan sedang tidak baik-baik saja, Dia memberikan akses untuk kita bisa tetap tenang menghadapi keadaan yang terjadi. Akses ini bisa kita dapatkan melalui doa dan firman-Nya. Semakin kita membangun hubungan dengan Dia di dalam doa, semakin kita bisa merasakan kehadiran-Nya. Inilah kunci kemenangan yang dialami orang percaya, dimana mereka tetap bisa bersukacita sekalipun keadaan tak baik-baik saja.

Melalui keadaan sulit, Tuhan mau mengajari kita untuk bertekun dan mencari kekuatan di dalam Dia. Aksesnya hanya dengan doa dan merenungkan firman-Nya! Seperti disampaikan di dalam Roma 12: 12, “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!”. Tak banyak dari kita yang mungkin berdoa meminta untuk diberikan kesabaran dalam menghadapi keadaan sulit. Tapi Paulus menawarkan perspektif yang berbeda, bahwa kita perlu meminta kesabaran di dalam doa kita supaya kita “memiliki ketahanan di dalam melalui kesulitan”.

Mari mengingat bahwa Tuhan selalu berjalan di depan kita, menuntun kita dan memberikan kita kekuatan di dalam melewati setiap masalah. Karena itu kita perlu meminta di dalam doa kita supaya kita diberikan kesabaran untuk menghadapi setiap keadaan, dan melalui firman-Nya kita bisa mendapatkan kekuatan baru untuk bertahan. 

 

Action: Hal apa yang biasanya membuatmu meragukan kesetiaan Tuhan? Ambil waktu di renungan pagi ini untuk meminta ampun dihadapan Tuhan dan berkomitmen untuk memegang janji-Nya terjadi atas hidup.   

Ayat Hafalan: “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” - Matius 26: 41

Ikuti Kami