Mengapa Tuhan Membiarkan Kita Menghadapi Masalah?
Kalangan Sendiri

Mengapa Tuhan Membiarkan Kita Menghadapi Masalah?

Yenny Budhihartono Contributor
      2160

Yakobus 1:2-4

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 97; Lukas 9; Yosua 5-6

Seringkali masalah datang tanpa kita duga, dan tentu saja tidak ada satupun dari kita berharap mendapatkan masalah atau pencobaan. Namun dalam surat Yakobus, tertulis bahwa masalah adalah suatu cara bagi kita untuk menghasilkan buah-buah yang matang, yaitu untuk menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik di mata Tuhan. Itulah yang dikatakan oleh Yakobus.

“Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai bagai macam pencobaan.” (Ayat 2)

Tentu saja kita tidak membuat masalah secara sengaja dengan membuat kesalahan. Masalah dapat datang dari apa saja dan kapan saja, bahkan masalah juga bisa datang tanpa kita sadari. Yang lebih penting dari semua itu adalah kita harus belajar untuk memiliki ketekunan dan hikmat agar kita beroleh jalan keluar dari setiap masalah sehingga kita menjadi manusia yang semakin sempurna di hadapan Tuhan.

Maka dari itu, janganlah kita takut menghadapi masalah. Percayalah bahwa Tuhan berdaulat atas hidup kita dan semua masalah yang kita hadapi tidak pernah lebih besar dari kemampuan kita. Tuhan berjanji Dia akan selalu memberikan jalan keluar atas masalah kita. (1 Korintus 10:13)

Masalah ada untuk membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih seturut dengan kehendak Tuhan dalam hidup kita.

Tuhan Yesus memberkati.

Ikuti Kami