Mengalami Kehidupan yang Benar-Benar Merdeka

Renungan Harian / 19 August 2022

Mengalami Kehidupan yang Benar-Benar Merdeka
Dwi Agus Priono Contributor
      4303

Yohanes 8:36

“Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.”

 

Bacaan setahun : Mazmur 50; Filipi 1; Yesaya 53-54

Bagian firman Tuhan yang kita renungkan pagi ini adalah perkataan Tuhan Yesus ketika berbicara kepada orang orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus menyatakan bahwa mereka yang berbuat dosa adalah hamba dosa (Yoh 8:34). Mereka hidup dalam perhambaan dan tidak memiliki kemerdekaan. Mereka dibelenggu oleh dosa, bahkan ketika mereka merasa tidak terbelenggu.

Hanya ada satu pribadi yang dapat melepaskan manusia dari belenggu perhambaan dosa, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Dia adalah Firman Allah yang menjadi manusia untuk menebus manusia dari hukuman dosa. Dialah yang memerdekakan manusia. Dia berkata, “… kamu pun benar-benar merdeka.”

Ini berarti kehidupan orang yang percaya kepada Tuhan Yesus telah dibebaskan dari hukuman dan kuasa dosa. Dosa tidak lagi menguasainya. Dosa kehilangan pengaruhnya dalam diri orang percaya. Kini, orang percaya tidak lagi diperhamba oleh dosa dan menjadi manusia yang benar-benar merdeka.

Sayangnya masih banyak orang yang hidup dalam dosa sekalipun mereka mengaku percaya kepada Tuhan Yesus. Sahabat, Tuhan Yesus telah menebus kita dari belenggu dosa. Jangan mau diperhamba lagi oleh dosa. Ingat apa yang dikatakan oleh rasul Paulus dalam Roma 6:1-2“… Bolehkah kita bertekun dalam dosa…? Sekali-kali tidak!...”

Sahabat, marilah kita menetapkan hati untuk tidak terus-menerus hidup dalam dosa karena Tuhan Yesus sudah memerdekakan kita. Justru kita harus menjalani kehidupan ini dalam kebenaran sebagai bukti nyata bahwa kita sudah benar-benar dimerdekakan. Tinggalkan dosa. Buang jauh-jauh. Dan mulailah hidup dalam kebenaran,  maka kita akan merasakan kehidupan yang sepenuhnya merdeka.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?