Berdoa Seperti Telah Dikabulkan
Kalangan Sendiri

Berdoa Seperti Telah Dikabulkan

Hermanto Nugroho Contributor
      875

Markus 11: 24

Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

 

Bacaan setahun : Mazmur 81; Lukas 2; Yeremia 7-8

Sebelum muncul perkataan Tuhan Yesus, Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. (Markus 11:24), ada peristiwa yang sungguh mengagetkan yaitu Tuhan Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah. Petrus terheran melihat pohon ara yang kering hingga akar-akarnya. Lalu Tuhan Yesus melanjutkan dengan narasi Percayalah kepada Allah! Dan Tuhan pun berkata, saat kita memperkatakan dengan penuh iman agar gunung beranjak, maka gunung itu akan beranjak.

Percaya kepada Allah menjadi kunci mewujudkan ‘apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya’. Kata percayalah bisa juga diartikan berimanlah. Kata itu berasal dari kata Yunani Pistis yang juga bisa diartikan taatlah. Ketaatan kita sebagai anak-anak-Nya akan menjadi jaminan doa kita dijawab Bapa.

Ketaatan pada firman dan kehendak-Nya akan menuntun kita untuk berdoa bukan untuk memenuhi keinginan diri kita, tetapi untuk kepentingan kerajaan-Nya. Pohon ara itu dikutuk Yesus karena Tuhan sedang membutuhkan buahnya namun tidak didapatinya. Tuhan sedang membutuhkan kita untuk melakukan rencana-Nya, namun Ia tidak melihat kita bersedia. Bahkan permohonan atau doa kita bertolak belakang dengan rencana-Nya. Mana mungkin Ia kabulkan doamu. Ia adalah Bapa yang baik dan memberikan apa yang berguna bagimu dan bagi kemuliaan-Nya. Jika memindahkan gunung adalah cara agar Tuhan dimuliakan dan kita membutuhkannya, maka Ia akan lakukan hal itu.

Markus 11: 25 memberitahukan bahwa kita tidak hanya sekedar taat atau percaya agar doa bisa dijawab Tuhan, tapi doa juga harus didasari dari hati yang suci, tidak ada kebencian pada sesama. Ketaatan dan kesucian hati akan membawa kita kepada doa yang lahir dari kehendak-Nya bukan dari keinginan dan nafsu rendah dunia. Panjatkanlah doa seperti itu maka kamu akan menerimanya.

Ikuti Kami