Jangan Hanya Berharap Sampai Ke Sorga, Buatlah Pilihan Ini

Renungan Harian / 28 March 2016

Kalangan Sendiri
Jangan Hanya Berharap Sampai Ke Sorga, Buatlah Pilihan Ini
Puji Astuti Official Writer
      5435

1 Yohanes 5:11-12

Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.

Bacaan Alkitab Setahun [kitab]Mazmu88[/kitab] ; [kitab]0Roma16[/kitab] ; [kitab]Ulang23-24[/kitab]

Jika Anda berkunjung ke mal hari ini dan bertanya pada orang-orang apakah mereka akan ke Sorga atau Neraka, Anda mungkin akan mendengar mereka berkata, "Saya harap saya akan ke Sorga."

Tapi harapan saja tidak cukup baik. Saya berdoa agar  jawaban Anda tidak seperti itu. Kehidupan kekal kita terlalu penting sehingga tidak bisa direspon dengan sebuah harapan atau ketidakpastian saja.

Hanya orang bodoh yang  tidak siap untuk menghadapi sesuatu yang kita semua tahu tidak bisa dihindari: kematian. Statistik terbaru menunjukkan bahwa tingkat kemungkinan manusia mati di dunia adalah 100 persen!

Anda tidak bisa menjamin masih hidup satu menit lagi di planet ini, apalagi satu jam. Jangan menunda pilihan yang paling penting dalam hidup Anda.

Alkitab mengatakan dalam 1 Yohanes 5: 11-12, "Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup."

Pernyataan di atas menjelaskan dengan pasti bagaimana kita bisa memiliki hidup kekal. Jika Anda memiliki Yesus, Anda memiliki hidup. Jika Anda tidak memiliki Yesus, Anda tidak memiliki hidup. Semua itu adalah pilihan Anda.

Anda tidak akan pergi ke Sorga karena iman orang lain. Demikian juga Anda tidak akan pernah pergi ke neraka karena pilihan orang lain.

Itu adalah pilihanmu! Anda memutuskan di mana Anda akan menghabiskan kekekalan.

Inilah sebabnya mengapa Natal dan Paskah begitu penting. Jika Yesus tidak datang saat Natal dan jika Ia tidak mati dan hidup kembali pada Paskah, kita akan putus asa. Apapun yang kita lakukan tidak akan berarti. Anda tidak akan punya pilihan ini jika semua itu tidak terjadi.

Salib adalah jawaban untuk masalah kita yang terutama - Keterpisahan kita dari Allah.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?