Tak Bercela

Renungan Harian / 20 April 2009

Tak Bercela
Lestari99 Official Writer
      10953
Daniel 6:5
Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 111; Lukas 23; Hakim-Hakim 9-10

Konspirasi yang diceritakan pada ayat di atas bermula dari keinginan Raja Persia untuk mengangkat Daniel sebagai penguasa seluruh pejabat di Persia. Tentu saja hal ini mengundang iri hati di kalangan pejabat yang lain. Apalagi Daniel bukanlah orang Media asli. Ia orang Yahudi, etnis kelas dua pada waktu itu. Akhirnya, para pejabat yang iri pada Daniel berusaha mencari-cari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukannya dan akan memberitahukannya pada raja supaya raja membatalkan pengangkatan Daniel menjadi penguasa atas mereka. Malahan kalau bisa Daniel dienyahkan.

Namun, mereka tidak bisa menemukan cacat cela Daniel. Tiada kesalahan, tiada pengkhianatan, tiada kelalaian, tiada pernah mencuri waktu dalam bekerja, tiada pernah menerima suap, dan pekerjaannya tak diragukan kualitasnya. Akhirnya komplotan ini mendapati "kesalahan" Daniel, yaitu ketaatannya beribadah kepada Tuhan dan itu dijadikan sebagai senjata untuk menjatuhkannya. Rencana itu berhasil dan raja pun mau tidak mau memerintahkan Daniel agar dimasukkan ke dalam gua singa. Tapi cerita Daniel di gua singa berakhir dengan pertobatan Raja Persia yang percaya kepada Tuhan. Integritas Daniel di hadapan Tuhan sanggup mengubahkan suatu bangsa.

Bangsa kita sangat membutuhkan orang-orang yang berintegritas tinggi untuk menyelamatkan bangsa ini. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda unggul dalam pekerjaan, jujur, tak bercela, dan setia? Kalau belum, maukah Anda berkomitmen untuk melakukannya sebagai bagian ibadah kepada Tuhan? Kita tidak bisa mengharapkan integritas dari orang lain. Mulailah dari diri kita sendiri dan lihatlah bagaimana integritas hidup kita akan berdampak terhadap orang-orang yang ada di sekeliling kita. Karena pembelaan Allah tidak pernah berakhir bagi orang yang mempertahankan integritasnya untuk melakukan kebenaran.

Walaupun setiap orang melakukan ketidakbenaran, tetap persembahkanlah diri Anda kepada kebenaran sesulit apa pun jalan ke arah itu.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?