Kaya akan Segala Sesuatu

Renungan Harian / 18 March 2009

Kalangan Sendiri
Kaya akan Segala Sesuatu
Lestari99 Official Writer
      11026
1 Korintus 1:5-6
Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 78; Roma 6; Ulangan 3-4

Ayat di atas ditulis oleh Paulus kepada jemaat di Korintus dengan ajaran yang berisi pengucapan syukur kepada Allah karena kasih karunia-Nya. Di dalam Kristus, jemaat di Korintus telah menjadi kaya dalam segala hal. Pertama, kaya dalam segala perkataan dan pengetahuan. Mereka memberitahukan Injil, bertumbuh pesat karena kekuatan Allah nyata dalam pelayanan mereka. Paulus mengajarkan mereka hal menaikkan ucapan syukur atas semua kasih karunia Allah itu. Kekayaan secara rohani harus ditaburkan kepada jemaat-jemaat lain seperti di Galatia (1 Korintus 16:1-2). Di sini Paulus menunjukkan cara pengumpulan persembahan secara teratur dan disiplin.

Seorang tukang patri terkenal dari Inggris, John Bunyan, dimasukkan ke penjara tahun 1660-1672, lalu dimasukkan lagi ke penjara selama beberapa bulan. Ini terjadi karena Bunyan mengabarkan Injil tanpa izin. Sebagai orang yang mempunyai kesungguhan dalam imannya dan beralaskan pada pengetahuan yang dianugerahkan Tuhan kepadanya, di dalam penjara pun ia tidak berhenti bersaksi melalui tulisan. Pada akhirnya salah satu bukunya yang ditulis dalam bui, berjudul Grace Abounding to the Chief of Sinners diterbitkan tahun 1666.

Tahun 1678, Bunyan menulis The Pilgrim's Progress (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia) yang berisi sebuah alegori kehidupan spiritualnya. Sebuah teladan yang patut kita contoh, bagaimana tembok penjara tak dapat menghentikan dirinya untuk terus berkarya mengabarkan kabar keselamatan kepada sebanyak mungkin orang. Saat ini The Pilgrim's Progress (Perjalanan Seorang Musafir) telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan terus diminati orang sampai hari ini.

Kesempurnaan manusia tidak terletak pada apa yang dimilikinya, tetapi pada apa yang dilakukannya.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?