Hari 17: Dipanggil untuk Menjadi Milik-Nya Bukan Hanya Percaya
Kalangan Sendiri

Hari 17: Dipanggil untuk Menjadi Milik-Nya Bukan Hanya Percaya

Lori Official Writer
      1019

Selamat pagi, saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus. Di hari ketujuh belas dari renungan kita, kita diingatkan tentang panggilan kita yang lebih dalam sebagai anggota tubuh Kristus: Saya dipanggil untuk menjadi milik-Nya bukan hanya percaya.

 

Ayat Renungan: Roma 12:5 (TB) - "Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain."

Ayat ini menekankan bahwa setiap dari kita, sebagai bagian dari tubuh Kristus, memiliki peran dan tanggung jawab tidak hanya untuk percaya kepada Kristus tetapi juga untuk aktif dalam melayani dan mendukung satu sama lain sebagai bagian dari komunitas iman.

 

Pertanyaan Renungan: Apakah level keterlibatan saya di gereja lokal mendemonstrasikan bahwa saya mengasihi dan komit kepada keluarga Allah?

Merefleksikan pertanyaan ini dapat membantu kita mengevaluasi kembali bagaimana kita menghidupi iman kita dalam komunitas:

Evaluasi Keterlibatan: Mengakui bahwa keterlibatan Anda di gereja telah menurun adalah langkah pertama yang penting. Penting untuk memahami mengapa hal ini terjadi—apakah karena kesibukan, kelelahan, atau mungkin kekecewaan dengan gereja atau anggotanya.

Pertobatan dan Komitmen Baru: Mengakui bahwa kita perlu kembali berkomitmen adalah tindakan pertobatan yang membawa pembaruan. Pertobatan ini tidak hanya dalam bentuk ucapan tetapi juga tindakan—mulai melibatkan diri kembali dalam kegiatan dan pelayanan gereja.

Identifikasi Peluang Pelayanan: Cari tahu bagaimana Anda bisa berkontribusi. Setiap anggota tubuh Kristus memiliki talenta dan kemampuan yang bisa digunakan untuk membangun gereja. Mungkin Anda bisa mulai dengan melayani di area yang Anda rasakan panggilan atau minat, seperti pendidikan anak, pelayanan sosial, atau musik.

Jaga Hubungan: Terlibat lebih dalam dengan komunitas tidak hanya melalui pelayanan tetapi juga dengan membangun hubungan yang kuat dengan anggota lain. Hal ini bisa dimulai dengan menghadiri komsel atau acara gereja dengan lebih rutin, serta berusaha untuk mengenal lebih banyak anggota gereja.

Saudara-saudari yang terkasih, ingat bahwa sebagai bagian dari tubuh Kristus, kita dipanggil untuk saling mengasihi dan melayani. Komitmen ini membentuk dasar dari bagaimana kita hidup sebagai umat beriman, menunjukkan cinta kita kepada Allah dan satu sama lain.

 

© Nely Hergendi, diinspirasi dari buku The Purpose of Driven Life

Ikuti Kami