Tuhan Tidak Pernah Menjauh dari Kita
Kalangan Sendiri

Tuhan Tidak Pernah Menjauh dari Kita

Claudia Jessica Official Writer
      4337

Mazmur 139:23-24

Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 6; Wahyu 12; Nehemia 4-5

Kita diingatkan untuk tidak membiarkan diri kita menjadi keras hati, karena jika kita melihat seluruh konsep pengerasan dalam perspektif alkitabiah, kita akan mendapati najwa sesuatu terjadi pada kita melalui dosa yang dilakukan berulang kali.

Hati nurani kita terbakar. Semakin banyak kita melakukan dosa tertentu, semakin sedikit pula penyesalan yang kita rasakan. Hati kita menjadi bebal karena ketidaktaatan yang terus kita lakukan.

Ketika Tuhan mengeraskan hati, yang Dia lakukan adalah menjauh dan berhenti berjuang bersama kita. Misalnya, ketika pertama kali saya melakukan dosa tertentu, saya merasa terganggu oleh hati nurani saya. Dalam kasih karunia-Nya, Tuhan mengingatkan dan mencoba meyakinkan saya untuk menghentikan kejahatan yang saya lakukan.

Jika Dia ingin mengeraskan saya, yang harus Dia lakukan adalah berhenti menegur saya, berhenti menyenggol saya, dan beri saya tali yang cukup untuk gantung diri.

Ketika kita melihat Firman Tuhan bahwa ketika Allah mengeraskan hati, Dia tidak memaksa orang untuk berbuat dosa. Sebaliknya, Dia memberi mereka kebebasan untuk melakukan kejahatan keinginan mereka sendiri (Yakobus 1: 13-15)

Berdoalah dengan mazmur Daud: “Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!” (Mazmur 139:23-24).

 

Hak cipta oleh Dr. RC Sproul, disadurkan dari crosswalk.com.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?