Berani Ambil Risiko

Renungan Harian / 24 April 2016

Kalangan Sendiri
Berani Ambil Risiko
Lori Official Writer
      9369

Kisah Para Rasul 4: 31

Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu115[/kitab]; [kitab]IKori3[/kitab]; [kitab]Hakim18-19[/kitab]

Banyak orang Kristen yang hidup dalam keragu-raguan dalam mengambil langkah. Sebelum melakukan sesuatu, mereka akan terlebih dahulu melakukan rencana cadangan. Mereka akan mencari penasihat yang dinilai sudah lebih berpengalaman. Lalu setelah itu, barulah mereka percaya dalam iman. Tetapi ada juga orang-orang yang benar-benar hanya mengandalkan iman dan berani mengambil risiko.

Saat kita beranjak tua, kita tak akan melakukan hal itu. Kita hanya ingin segala hal sudah tergambar jelas. Kita menuntut apa yang akan terjadi setelah ini atau setelah itu. Tapi kadang-kadang Tuhan berkata, “Aku tak akan memberitahukan mu. Aku hanya mau kau taat saja.” Itu sebabnya kita perlu tekat kuat untuk berani mencoba dan gagal daripada tidak pernah mencoba sama sekali. Kegagalan akan mendorong kita untuk belajar kembali. Setiap orang yang sukses dalam karir, bisnis atau keuangannya pastinya pernah gagal. Seperti ungkapan yang berkata ‘pintu kesuksesan sering kali masuk lewat lorong kegagalan’. Santailah menghadapi kegagalan di awalnya.

Jadi ambillah kesempatan dan lakukan sesuatu untuk Tuhan. Jika Anda mulai berpikir untuk melayani anak-anak, melayani kaum miskin atau mengajak rekan kerja Anda ke dalam sebuah kelompok kecil, ambillah tindakan berani. Lakukan apa yang menggerakkan hati Anda tanpa keraguan. Berdoalah terlebih dahulu dan minta Tuhan untuk mengarahkan tindakan Anda. Beranilah melangkah dan mengambil kesempatan yang mungkin dipakai Tuhan untuk melakukan sesuatu yang besar melalui hidup Anda.

 

Tuhan akan selalu menyertai setiap orang yang melangkah dengan iman

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?