Kemenangan Dalam Penolakan

Renungan Harian / 11 July 2012

Kemenangan Dalam Penolakan
Lestari99 Official Writer
      5854
1 Yohanes 5:4
Sebab semua yang lahir dari Allah mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 11; Matius 11; Yoel 1-3

Di dalam 2 Raja-Raja 4:38-42 terdapat sebuah kisah mengenai sebuah kuali berisi makanan ketika masa kelaparan sedang melanda. Ketika orang-orang mulai memakan makanan tersebut, barulah mereka tahu bahwa makanan itu beracun. Nabi Elisa kemudian menyuruh mereka untuk melemparkan tepung atau adonan ke dalam kuali itu. Lalu adonan itulah yang menyelamatkan mereka semua.

Saya percaya bahwa adonan dalam kisah di atas melambangkan roti kehidupan, yaitu Firman Tuhan. Apapun racun yang sempat masuk ke dalam hidup Anda, taburkanlah Firman Tuhan ke dalamnya. Apakah pernikahan Anda sudah keracunan? Apakah anak-anak Anda mulai salah jalan? Mulailah berdoa kepada Tuhan sambil mendeklarasikan janji-janji yang telah Dia sampaikan dalam Firman-Nya.

Iman tidak sedikitpun membatasi apa yang dapat dilakukan Tuhan dan Tuhan pun tidak membatasi iman kita. Ambillah roti Firman Tuhan dan masukkanlah itu ke dalam kehidupan Anda yang sudah keracunan. Daripada bangun setiap hari dalam kebingungan dan tanpa tujuan, taruhlah beberapa ayat Alkitab dalam situasi Anda yang keracunan itu. Raihlah kemenangan!

Sewaktu Yesus tergantung di kayu salib, beberapa orang berusaha memberikan bunga karang (spon) yang dicelupkan ke dalam anggur asam dan empedu. Anggur asam dan empedu rasanya sangat pahit. Saya percaya bahwa hal ini menunjukkan bahwa mereka memang ingin supaya Yesus merasakan kepahitan dalam perlakuan mereka terhadap-nya. Namun Alkitab berkata bahwa Yesus menolak minum dari bunga karang pahit yang ditawarkan itu.

Pada saat itu, sesungguhnya Yesus sedang meraih kemenangan. Walaupun mereka telah menyakiti Dia, memperlakukan-nya secara tidak adil, memberi rasa sakit yang luar biasa kepada-Nya, Ia tahu bahwa Ia memang tidak bersalah. Tindakan-tindakan yang diambil oleh-Nya sebenarnya berarti, “Aku menolak untuk merasakan kepahitan!”.

Mungkin orang lain telah melakukan suatu kesalahan kepada Anda. Anda mungkin telah disakiti. Untuk mencapai kemenangan dalam hidup ini, Anda perlu menaruh kaki Anda ke atas situasi tersebut. Iblis merencanakan supaya Anda mengalami kepahitan, membuat Anda marah, membuat Anda jengkel, tegang, kacau dan geram. Tetapi taruhlah kaki Anda ke atas tengkuknya.

Katakan kepada ego Anda yang mau berlagak sebagai raja, “Aku menolak untuk mempunyai kepahitan. Kuasa Kristus ada dalam diriku, jadi aku sanggup mengampuni. Aku sanggup mengasihi musuh-musuhku. Aku bisa melakukan kebaikan kepada orang-orang yang telah bersalah kepadaku.” Itulah kuasa dari hidup yang penuh dengan iman.

Dalam peperangan rohani, janganlah berfokus kepada iblis atau kemenangan, tetapi berfokuslah kepada Tuhan.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?