Taat dan Merendahkan Diri, Jalan untuk Menjadi Lebih Baik
Kalangan Sendiri

Taat dan Merendahkan Diri, Jalan untuk Menjadi Lebih Baik

Lori Official Writer
      88

Ayat Renungan: Filipi 2: 13“…karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.”

 

Memulai tahun baru dengan waktu khusus bersama Tuhan—melalui doa dan puasa adalah sebuah fondasi yang menentukan arah hidup kita sepanjang tahun ini. Saat kita mencari wajah-Nya dengan sungguh-sungguh, Roh Kudus tidak hanya membuka mata rohani kita untuk melihat apa yang Tuhan rencanakan—baik bagi hidup pribadi, keluarga, pekerjaan, pelayanan, maupun bangsa kita—tetapi juga melatih kita untuk taat mengikuti kehendak-Nya, meskipun terkadang itu terasa sulit atau tidak nyaman.

Hari ini, mari datang kepada Tuhan dengan hati yang penuh harapan dan percaya bahwa Tuhan sedang bekerja di dalam kita—membangkitkan kemauan dan memberi kekuatan untuk melakukan apapun yang Dia kehendaki dalam hidup kita sesuai kerelaan-Nya (Filipi 2:13). Dia tidak mengharapkan kita melakukan semua hal hanya dengan menyusun sederet resolusi dan mengandalkan semangat manusiawi kita yang mudah sekali memudar, tetapi kita mau merendahkan diri untuk mau taat mendengar suara-Nya dan meresponi dengan hati yang terbuka.

Rasul Paulus menegaskan kepada kita bahwa “Segala sesuatu dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Filipi 4:13). Artinya, kita perlu menyadari bahwa dalam hidup ini Tuhan punya bagian yang perlu Dia kerjakan yaitu memberi kuasa, membimbing, dan menyadarkan kita. Dan ada pula bagian kita yaitu menundukkan diri, melangkah dalam ketaatan, dan memilih bertobat ketika Dia menunjukkan yang salah.

Di awal tahun ini mungkin Tuhan sedang menggerakkan hati kita untuk langkah baru: memulihkan hubungan yang retak, meninggalkan kebiasaan lama yang menghambat, melangkah lebih berani dalam panggilan-Nya, atau hidup lebih sungguh-sungguh bagi Kerajaan-Nya. Jangan mundur karena merasa tidak mampu. Mari bersandar penuh pada kuasa Roh Kudus - bukan tentang seberapa keras kita berusaha, melainkan seberapa dalam kita percaya dan taat kepada Tuhan yang sedang bekerja di dalam kita. Percaya bahwa Tuhan sendiri yang memampukan kita bertumbuh, berubah, dan mencapai hal-hal besar bagi kemuliaan-Nya.

 

Momen Refleksi:

Pagi ini mari bisikkan dengan lembut kepada Tuhan satu pertanyaan ini: “Tuhan, apa yang akan Engkau kerjakan di dalam hidupku di tahun ini?”

Mulailah berdoa dan serahkan semuanya kepada Dia:

“Tuhan, aku mau membuka hati untuk pekerjaan-Mu di dalam hidupku. Ajarku untuk tidak berjalan dengan kekuatanku sendiri di dalam mengarungi tahun 2026 ini, tetapi mau belajar untuk taat mendengar suaraMu dan mengikuti arahanMu. Pimpin langkahku di sepanjang tahun ini. Amin.”

Ikuti Kami