Tuhan Tahu Kapan Waktunya Kita Membutuhkan Bantuan-Nya

Renungan Harian / 15 November 2021

Kalangan Sendiri
Tuhan Tahu Kapan Waktunya Kita Membutuhkan Bantuan-Nya
Claudia Jessica Official Writer
      4203

Matius 8: 26

"Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?"

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 137; Yohanes 14; 2 Tawarikh 36:22-23

Doa bisa sesederhana tangisan di malam hari. Suatu malam yang tenang dan damai, Yesus dan murid-muridNya naik perahu untuk menyeberangi Danau Galilea. Setelah sibuk mengajar dan membuat mujizat seharian, Yesus tertidur di perahu tersebut.

Tiba-tiba para muridNya menyadari bahwa langit tampak mendung dan awan hitam. Angin menyapu pegunungan dan menerpa danau. Gelombang menerjang di atas perahu. Petrus, Yakobus, dan Yohanes yang telah menjadi nelayan sepanjang hidup mereka dan terbiasa dengan badai tiba-tiba dan ganas menyadari bahwa badai ini lebih buruk daripada badai lain yang mereka kenal.

Mereka berusaha membuang air yang naik ke perahu mereka. Mereka berusaha keras untuk menyelamatkan diri mereka sendiri hingga lupa tentang Yesus.

Perahu yang terendam air mulai tenggelam. Tidak ada yang bisa mereka lakukan lagi. Tiba-tiba, mereka teringat Yesus! Dimana dia? “Guru!” teriak mereka. “Apakah Engkau tidak peduli jika kami mati?” “Tuhan, selamatkan kami! Kami binasa!” mereka menangis (Matius 8:25).

Yesus bangun dengan tenang, “Damai, diam!” kata-Nya. Seketika badai berhenti. Ombak tenggelam ke ketenangan yang sempurna. Awan pergi, ketakutan menghilang, bintang kembali menunjukkan kelap-kelipnya.

Yesus ingintahu mengapa murid-muridNya begitu takut. Dengan lembut Dia bertanya, “Mengapa kamu takut? Apakah kamu belum memiliki iman?”

Kapanpun badai kehidupan melanda kita, ada kedamaian dan keamanan bagi kita ketika kita berpaling kepada Yesus dan beristirahat dengan iman dalam kasih dan pemeliharaan-Nya. Kita tidak perlu melawan badai sendirian. Iman akan menghaluskan lautan kehidupan.

 

Yesus akan selalu mendengar doa Anda, sekalipun itu adalah doa sederhana seperti, “Tuhan, selamatkan saya!” Jawabannya selalu merupakan jawaban cinta dan kebijaksanaan.

 

Disadurkan dari crosswalk.com. Hak cipta oleh Your Story Hour.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?