Jangan Berusaha Mengubahkan Orang Lain!

Renungan Harian / 29 November 2015

Jangan Berusaha Mengubahkan Orang Lain!
Lori Official Writer
      5346
Matius 5: 9

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.



Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu31[/kitab]; [kitab]Filip3[/kitab]; [kitab]0Ayub42[/kitab]


Setiap orang pasti pernah berhadapan dengan seseorang yang mengesalkan. Mereka mungkin adalah rekan kerja menyebalkan, orang tua yang suka mengkritik, atau anak remaja yang suka memberontak. Seperti seorang ibu yang menjadi gila menghadapi anak remajanya yang nakal dan suka melawan. Ketika anak mulai menunjukkan tingkah mengesalkan dan bertentangan dengan karakternya sebagai orang tua, saat itu tak seorang pun yang tampaknya bisa membantu. Kemudian sang ibu mencoba berbagai cara agar sang anak menyadari kesalahannya.  Bahkan sang ibu berdoa meminta agar Tuhan turut campur mengubahkan karakter sang anak. Lalu, bagaimana jika anak tersebut tidak mengalami perubahan?

Kata-kata atau nasihat baik yang diabaikan dan tidak berdampak apa-apa, mudah sekali menimbulkan kepahitan dalam hati. Kita merasa tujuan kita untuk mengubah orang lain gagal dan sia-sia saja. Kita menjadi marah dan mengutuk diri sendiri! Yang artinya, kita berhasil masuk dalam jerat si iblis. Jika demikian, kita pastinya tidak akan mampu mengubahkan orang lain dengan kasih Allah jika kita membiarkan si iblis berhasil membangkitkan amarah di dalam diri kita.

Jika Anda sedang berjuang dengan hubungan yang sulit, bawalah orang-orang itu kedalam doa-doa Anda. Ceritakan segala kesusahan hati Anda tentang orang tersebut di bawah kaki Tuhan. Mintalah hati yang tulus mengasihi dan minta ampunlah atas segala rasa sakit yang mungkin telah diperbuatnya. Bahkan jika orang tersebut terlalu keras kepala untuk mau berubah, tetaplah merendahkan hati. Mintalah agar Tuhan terlebih dahulu mengubahkan Anda dan mengisi Anda dengan berkat dan kasih-Nya. Sehingga Anda dapat memancarkan kasih-Nya kepada orang lain.Tindakan inilah yang dipesankan Tuhan Yesus untuk kita lakukan di dunia, yaitu mengasihi musuh kita dan mengampuni kesalahan yang diperbuat orang lain kepada kita.


Manusia tidak akan mampu mengubahkan seseorang tanpa mengandalkan Tuhan untuk ambil bagian

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?