Seperti Ilmu Air

Renungan Harian / 11 November 2015

Seperti Ilmu Air
Lori Official Writer
      11888

Kejadian 1: 6

Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.”

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu133[/kitab]; [kitab]Yohan10[/kitab]; [kitab]Yerem43-44[/kitab]

Air adalah salah satu ciptaan Tuhan yang unik. Air itu lembut, tak berujung dan tak tajam, menunjukkan bahwa air bisa jadi sahabat. Tetapi bisa juga keras, kuat dan tegas. Tetesan air yang terus menerus mampu melubangi batu karang atau membuat besi berkarat dan hancur. Air juga bisa menghadirkan bencana. Ombak besar, tsunami dan banjir adalah bukti dahsyatnya kekuatan air.

Di dalam kehidupan ini, kita diajarkan untuk meneladani ilmu air. Pertama, kita harus rendah hati seperti air yang selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Kedua, fleksibel dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan seperti air yang selalu bisa menyesuaikan diri dengan tempatnya. Ketiga, tegas dan kuat dalam menghadapi tantangan, seperti air yang bisa melubangi batu karang.

Jadilah pembawa kebaikan, bagi diri sendiri, sesama dan lingkungan, seperti air yang adalah sumber kehidupan. Bahkan saking berartinya air, Tuhan saja menyamakan keselamatan itu seperti air. “Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal (Yohanes 4: 14)”.

Kita dipanggil untuk menjadi air segar yang mampu memulihkan jiwa-jiwa yang terluput dari Tuhan. Untuk menjadi air kehidupan, terapkanlah cara hidup yang berbeda dari dunia. Tetap rendah hati, bijaksana dan tahan uji. Mari minta kepada Tuhan agar Anda dipenuhi dengan kapasitas untuk serupa seperti air.

 

Kita adalah air yang berasal dari Tuhan yang dikehendaki untuk menyegarkan jiwa-jiwa yang gersang


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?