Manusia Dalam Keterbatasannya

Renungan Harian / 12 June 2013

Kalangan Sendiri
Manusia Dalam Keterbatasannya
Lois Official Writer
      9930
Show English Version

Matius 25:21

 “Maka kata tuannya itu kepadanya : Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”

 

Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]Amsal13[/kitab]; [kitab]Galat2[/kitab]; [kitab]Iraja7-8[/kitab]

 

Setiap manusia memiliki keterbatasan dan punya batas hidup masing-masing. Sampai batas hidup itu tiba, manusia hidup dengan segala yang dia bisa lakukan. Ada yang hidup tanpa peduli akan hari esok, ada yang hidup sesuai dengan segala pengetahuan yang dia dapatkan, dia aplikasikan, ada juga yang hidup sungguh-sungguh berdasarkan apa yang dia dapatkan dari kehidupan rohaninya.

Setiap manusia dengan segala keterbatasannya mencari dan mencoba hidup dengan sebaik mungkin. Mungkin motivasinya untuk diri sendiri, orang-orang yang dia kasihi, untuk manusia sekitarnya, ataupun untuk Tuhan.

Hidup yang kita sedang jalani ini seperti yang Yesus katakan di dalam Matius 25. Yesus berkata hal Kerajaan Sorga itu seumpama seseorang yang ingin pergi ke luar negeri. Dia menitipkan hartanya kepada hamba-hambanya. Ada yang diberi lima, dua, dan satu talenta. Lima dan dua talenta bisa berkembang dua kali lipat, namun hamba yang diberi satu talenta hanya menyimpannya di dalam tanah.

Dalam ‘mengemban tugas’ yang diberikan, kita harus bersikap baik dan setia. Talenta yang sudah dipercayakan, harus kita promosikan dan kita kembangkan. Perbaharui ‘strategi marketing’ kita, perbaharui pikiran kita, perbaharui ‘software rohani’ kita agar kita pun dapat mempersembahkan hidup yang berkenan di hadapan-Nya, yang baik dan setia.

 

Upgrade terus menerus hidupmu dan apa yang ada padamu sampai kita dapat mempersembahkan hidup yang berkenan di hadapan-Nya.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?