Berhenti Sejenak

Renungan Harian / 31 March 2014

Kalangan Sendiri
Berhenti Sejenak
Puji Astuti Official Writer
      13370
Show English Version

Matius 14:23

Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 91; Lukas 3; Ulangan 28

Jika Anda pernah memperhatikan burung merpati saat sedang berjalan, dia membuat satu langkah, berhenti, baru melangkah lagi, dan terus begitu. Menurut sebuah riset, hal itu terjadi karena burung merpati penglihatannya tidak bisa fokus secara otomatis ketika berjalan, sehingga dia perlu memfokuskan ulang setiap kali melangkah.

Belajar dari burung merpati, dalam kehidupan ini kita butuh waktu untuk berhenti sejenak dan memfokuskan kembali pandangan kita sebelum melanjutkan melangkah. Menyendiri dalam bahasa Inggris yaitu "Solitude" yang dalam kamus Webster sinonimnya adalah pemisahan atau pemutusan, kita perlu memisahkan diri dan memutuskan diri dari kesibukan dan kembali berfokus kepada Tuhan. Yesus menyediakan waktu-waktu khusus untuk  menyendiri. Bukankah kita lebih lagi membutuhkannya?  Mengapa?

- Menyendiri memberi waktu bagi kita untuk berdoa (Markus 1:35)

-Menyendiri memberi kita waktu untuk merenungkan Firman Tuhan dan menghindari dosa (Mazmur 4:4-5)

- Menyendiri memberikan kita kekuatan saat menghadapi pencobaan (MazmuR 63:6-7)

Kebanyakan kita berpikir bahwa menyendiri atau menyepi itu penuh dengan kehampaan dan rasa kosong, namun jika kita menyendiri bersama Tuhan maka waktu-waktu itu menjadi sangat berarti, kaya dan sangat berharga. Untuk itu, mari selalu sediakan waktu untuk menyendiri bersama-Nya.

Berilah waktu bagi Tuhan dan juga diri Anda sendiri untuk menyepi dan menfokuskan pandangan kepada tujuan yang Tuhan mau Anda capai.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?