Maukah Kau Jadi Milikku?

Renungan Harian / 11 February 2014

Kalangan Sendiri
Maukah Kau Jadi Milikku?
Yenny Kartika Official Writer
      11294
Show English Version

Yesaya 43:1

“Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.”

 

Bacaan Alkitab Setahun [kitab]mazmu42[/kitab]; [kitab]kisah14[/kitab]; [kitab]kelua33-34[/kitab]

 

Banyak cara untuk mengungkapkan cinta kepada orang terkasih di hari Valentine. Setiap tahun, pembuat kartu mencetak kata-kata romantis di lembaran penuh hiasan bunga, Cupid, bentuk bibir, atau hati. Perlu kita akui, makin banyak saja cara untuk mengungkapkan 3 kata yang penuh makna berbunyi “Aku cinta kamu” ini. Cokelat, bunga, apa saja!

Namun di antara semua cara dan pesan manis tersebut, tidak ada yang bisa menyamai pesan cinta terindah yang pernah tercatat dalam sejarah yang ditemukan dalam kitab Yohanes. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

Ya, inilah ekpresi kasih Tuhan yang Dia hembuskan melalui Alkitab—dan inti dari semua pesan-Nya adalah cinta! Cinta kasih Allah tidak bersyarat dan mencakup segala hal. Dia selalu menantikan saat-saat Dia bisa memeluk kita dan menaruh kita dekat dengan hati-Nya, sambil berbisik, “Maukah kau jadi milik-Ku?”

Maukah Anda menerima kado Valentine paling spesial di tahun ini? Sebenarnya ‘kado’ ini telah dikirimkan kepada Anda sejak 2.000 tahun lalu, yakni Yesus Kristus, anak Allah yang tunggal. Maukah Anda menerima-Nya hari ini? Dia rindu memberikan ungkapan kasih kepada dan mengubah hari-hari Anda yang biasa saja menjadi “hari Valentine” setiap saat!

Untuk memberikah cinta kepada orang lain, kita harus terlebih dahulu menerima dan merasakan kasih dari Tuhan, Sang Sumber Kasih.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?