Kuasa Sebuah Teladan

Renungan Harian / 17 February 2016

Kalangan Sendiri
Kuasa Sebuah Teladan
Lori Official Writer
      4767
Filipi 3: 17
Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.


Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu48[/kitab]; [kitab]Kisah20[/kitab]; [kitab]Imama6-7[/kitab]

Salah satu alasan Tuhan memilih Rasul Paulus menuliskan sebagian besar kitab Perjanjian Baru mungkin adalah agar kita mengenalnya lebih dekat. Roh Kudus mungkin ingin agar kita memahami pemikiran, motif, kepribadian, dan pilihan Paulus seperti dalam surat-suratnya disepanjang kitab Kisah Para Rasul. Ambisi hidup Paulus hanyalah tentang penginjilan, fokusnya adalah salib, dan motivasinya hanya Kristus semata. Tak heran bila Roh Allah mengilhamkan Paulus untuk berkata kepada kita, “…ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.”

Saat menjadi tertuduh, Paulus memegang ucapannya dan menunjukkan bukti. Saat diperhadapkan dengan kesulitan, dia mengatakan bahwa kebaikan akan muncul bersama dengan kesulitan-kesulitan. Saat dia diperhadapkan dengan ketidakadilan, dia dengan sabar mengajukan kasusnya dan terus maju. Saat dipenjara, dia terus memuji Tuhan. Saat terancam hukuman mati, dia berkata bahwa hal itu menjadi kesempatan baginya untuk kembali pulang kerumah kekal yang penuh kemuliaan. Saat diserang kesepian, Paulus terus melayangkan pandangannya kepada kemuliaan surgawi.

Bagi Anda, rasul Paulus mungkin bukan orang yang asing dalam Alkitab. Dia ibarat sosok legenda bagi orang percaya karena imannya yang penuh kepada Tuhan. Paulus memberi kita teladan yang baik, bukan hanya sekadar menjalankan ajaran agama yang dia percayai. Mari mulai mengikuti teladannya. Mari jangan hanya sekedar melakukan pelayanan untuk menyenangkan para pemimpin gereja atau jemaat yang kita layani. Mari ambil bagian dalam pelayanan untuk menyenangkan hati Tuhan semata. Jadilah teladan yang baik!


Dunia akan berubah lewat teladan hidupmu, bukan ucapanmu

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?