Demas, Hamba yang Terlepas Dari Tuhan

Renungan Harian / 16 August 2015

Kalangan Sendiri
Demas, Hamba yang Terlepas Dari Tuhan
Lori Official Writer
      14347

                                                                                 


2 Timotius 4: 10a

                …karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku.


Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu47[/kitab]; [kitab]Titus1[/kitab]; [kitab]Yesay47-48[/kitab]

Demas adalah seorang murid rasul Paulus dan yang senantiasa ikut dalam setiap pelayanan gurunya. Ia adalah seorang pelayan Tuhan yang taat pada awalnya, namun kisah berikutnya dituliskan oleh Paulus bahwa Demas telah meninggalkan Tuhan. Kepada Timotius, Paulus menyampaikan kesedihan hatinya akan perubahan Demas, dimana dia lebih mencintai dunia dan tidak lagi turut ambil bagian dalam pelayanan pekabaran injil pada masa itu.

Ini adalah kisah yang dituliskan Alkitab soal meninggalkan Tuhan demi dunia. Banyak orang percaya yang kemudian mengalami kelesuan dalam mengiring Tuhan. Banyak faktor yang mengakibatkan hal itu, diantaranya adalah godaan dunia dan ketidaksetiaan kepada Tuhan. Sama seperti raja Rehabeam yang meninggalkan imannya kepada Tuhan karena sudah memiliki jabatan dan kuasa yang ia inginkan. Rehabeam merasa sudah tidak lagi membutuhkan Tuhan dalam hidupnya (2 Tawarikh 12: 1-16).

Tetapi Alkitab dengan jelas menuliskan bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah (Yakobus 4:4). Bersahabat dengan dunia diartikan dengan mencintai apa yang dunia tawarkan dan memilih meninggalkan apa yang rohani demi sesuatu yang jasmani. Hal itu dengan tegas disebutkan sebagai tindakan kebodohan. “Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? (Galatia 3:3). Jadi apakah Anda hari ini kembali berkomitmen untuk tetap waspada terhadap perangkap dunia?

 

Jangan jual Tuhan demi sesuatu yang sementara

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?