Bukan Sekedar Hasil

Renungan Harian / 13 June 2014

Kalangan Sendiri
Bukan Sekedar Hasil
Budhi Marpaung Official Writer
      9915
Show English Version

Amsal 16:8

Lebih baik penghasilan sedikit disertai kebenaran, daripada penghasilan banyak tanpa keadilan

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]amsal14[/kitab]; [kitab]galat3[/kitab]; [kitab]iraja9-10[/kitab]

Di antara sekian banyak kejadian kontroversial di dunia tinju, pertandingan ulang antara Evander Holyfield melawan Mike Tyson pada 28 Juni 1997 mungkin adalah yang paling diingat orang. Saat ronde 3 masih berjalan, di luar dugaan Tyson menggigit telinga Holyfield. Melihat kejadian itu, wasit pun langsung menghentikan pertandingan dan menyatakan Tyson kalah dan mendapat hukuman.

Mempunyai keinginan untuk mencapai atau meraih sesuatu tentunya tidak salah. Adalah sangat wajar jika seseorang berupaya keras untuk menggapai cita-citanya, bekerja mati-matian untuk meraih sukses. Namun, yang jadi masalah, kalau untuk mencapai keinginannya itu, orang lalu menghalalkan segala cara; termasuk melakukan kecurangan dan kekejian, tidak peduli norma dan melanggar hukum.

Kisah kebun anggur Nabot yang tertulis dalam I Raja 21:1-29 kurang lebih mengetengahkan hal yang sama seperti cerita di atas, walau pun akhirnya tetaplah berbeda. Sebab, meski Holyfield terluka tetapi ia masih hidup. Sementara Nabot di akhir kisah, ia meninggal dunia.

Dicatatkan dalam kisah kebun anggur Nabot bahwa Raja Ahab memiliki keinginan untuk menguasai tanah yang ada di dekat istananya. Ia tahu bahwa itu milik Nabot. Karenanya, Raja Ahab menemui Nabot dan mengutarakan maksudnya. Karena itu merupakan tanah warisan leluhur, Nabot menolak keinginan Raja Ahab.

Singkat kisah, atas akal bulus Izebel, Raja Ahab akhirnya mendapatkan kebun anggur milik Nabot terwujud. Namun, cara-cara keji untuk memperoleh kebun anggur Nabot membuat Tuhan murka dan menjatuhkan hukuman kepada Raja Ahab dan seluruh keluarganya.

Hikmah yang bisa diambil dari kisah kebun anggur Nabot dan insiden Tyson menggigit kuping Holyfield adalah janganlah kita hanya terfokus kepada keinginan untuk meraih sesuatu. Perhatikan juga cara mencapainya. Sebab segala sesuatu yang diraih dengan cara yang curang dan keji, tidak akan menjadi berkat. Bukan hanya itu, hal tersebut malah bisa mendatangkan laknat ke hidup kita – AYA

Hasil memang penting, tetapi cara mencapai hasil itu juga penting

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?