Setiap Kata yang Diucapkan

Renungan Harian / 10 October 2012

Setiap Kata yang Diucapkan
Lois Official Writer
      5019

Matius 12:36

“Tetapi Aku berkata kepadamu : Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.”

 

Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]Mazmu102[/kitab]; [kitab]Lukas23[/kitab]; [kitab]Yehez9-10[/kitab]

 

Ada seorang anak kecil yang meminta di jalanan, dia mengharapkan uluran tangan tapi yang dia dapatkan adalah caci maki karena dirinya begitu kotor dan bau. Ada pula orang tua yang setiap hari begitu peduli dengan anaknya, namun yang dia terima adalah perkataan yang menyakitkan dari si anak karena dia dianggap sebagai beban. Sebaliknya, ada anak-anak yang dikatakan sebagai anak tak berguna sehingga sampai dewasapun kata-kata itu menyakitkan dia.

Ada pula seorang bawahan yang mencoba mengikuti arahan dan keinginan dari si bos, tapi karena dia tidak begitu mengerti akhirnya yang dia dapatkan tiap hari adalah kemarahan. Mungkin ada pula teman yang katanya sohib dekat namun kok tega menyakiti kita. Mungkin pernah pula kita merasakan bahwa perkataan kita sendiri menyakiti orang-orang yang ada di dekat kita.

Ketika hal itu terjadi, seringkali ada penyesalan dari pihak si pelaku dan ada dendam atau sakit hati dari pihak korban. Kedua-duanya menderita dengan porsinya masing-masing. Setiap kata sia-sia yang kita ucapkan juga punya pengaruh lain. Kata-kata itu harus kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan.

Kata yang sia-sia sama seperti menanamkan suatu pohon yang bibitnya sudah jelek dan terus kita pelihara. Kita sirami pohon itu dan kita beri pupuk padahal pohon itu nantinya akan menyusahkan kita. Padahal kita tahu bahwa apa yang kita tanam itu hanya merugikan kita semata.

Mulai sekarang, tanamlah pohon yang baik, pohon yang mampu memberikan kerimbunan (kesejukan) bagi orang yang bernaung di bawahnya, memberikan buah yang ranum bagi mereka yang lapar, memberikan bibit bagi orang lain untuk menanam pohon yang sama baiknya di dalam hidup mereka. Berikan mereka kata-kata penguatan, kata-kata kasih, teguran yang membangun, dan kata-kata yang berguna bagi mereka yang membutuhkan.


Perkataan yang baik adalah seperti menanam pohon yang baik dimana orang lain bisa mendapat kesejukan, penyegaran, dan bibit yang unggul untuk menanam pohon yang sama di dalam hidup mereka.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?