Cinta yang Tak Pernah Pudar

Renungan Harian / 25 December 2011

Cinta yang Tak Pernah Pudar
Lois Official Writer
      4932

Yohanes 1:14

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”

 

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 27; Lukas 3; Ayub 34-35

 

Hari ini merupakan hari peringatan dimana Firman itu turun ke bumi dan menjadi manusia. Bayi Yesus lahir di palungan, tempat yang begitu sederhana. Natal selalu membawa kesan tersendiri buat kita. Biasanya, Natal dirayakan bersama keluarga. Entah itu pergi ke suatu tempat, memberi hadiah kepada orang-orang yang kita cintai, ataupun mengunjungi panti-panti yang ada.

Kasih dan cinta itu kita bagi-bagikan kepada mereka yang ada di dalam hati kita. Kita memikirkan kado apa yang terindah buat mereka. Namun, apakah Natal kali ini kita bertanya kepada diri kita, kado terindah apa yang ingin kita berikan kepada Yesus Kristus yang mau lahir sebagai manusia buat kita?

Kasih dan cinta itu bisa saja kita ungkapkan dengan kado-kado istimewa kepada keluarga tercinta, teman-teman dan sahabat, bahkan kepada mereka yang membutuhkan. Kado yang sah-sah saja diberikan kepada setiap orang. Namun, kado terutama yang harus kita berikan adalah kado kepada Tuhan. Entah itu penyerahan hati kita, penyerahan hidup kita untuk Dia pakai, penyerahan pikiran yang berkenan di hadapan-Nya. Apapun itu, kita serahkan kepada-Nya.

Ketika Yesus lahir ke dunia ini, Dia sudah siap untuk menyerahkan segalanya. Itulah Allah wujud kasih Yesus kepada kita semua. Bukan hanya di hari Natal saja, kiranya kasih dan cinta yang kita berikan kepada-Nya selalu setiap saat. Kita berikan yang terbaik buat-Nya, setelah apa yang Dia lakukan buat kita. Selamat Natal!

 

Ketika Yesus lahir ke dunia ini, Dia sudah siap menyerahkan segalanya. Sekarang giliran kita.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?