Dampak Sebuah Ketekunan

Renungan Harian / 19 March 2011

Kalangan Sendiri
Dampak Sebuah Ketekunan
Puji Astuti Official Writer
      6039

Yakobus 5:11

Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 79; Roma 7; Ulangan 5-6

Anda tahu mengapa nama Ayub dicatat dalam Alkitab? Karena dia bertekun dalam penderitaan yang dialaminya. Ayub bertahan dalam pencobaan yang dialaminya, ia tidak berusaha melarikan diri dari pencobaan itu. Orang-orang yang tertinggal bersamanya ketika pencobaan itu datang adalah seorang istri dan sekelompok kecil sahabat yang sama sekali tidak memberikan penguatan kepadanya. Tidak ada dorongan semangat. Tidak ada ketenangan. Tidak ada kata-kata belas kasihan. Mereka hanya menambahkan rasa sakit dengan penghakiman dan kata-kata tuduhan.

Jika Anda pernah mengalami pencobaan, tentu Anda tahu rasanya menjadi seperti Ayub. Ditengah penderitaan Anda, yang Anda terima malah tuduhan dan penghakiman. Namun yang luar biasa, Ayub bertahan. Sebagai hasilnya, ketika Ayub berhasil melewati penderitaan tersebut, ia menjadi lebih bijaksana dan seorang penghibur yang lembut bagi mereka yang menderita.

Hari ini, ketika Anda mengalami pembentukan dari Tuhan, mari jadilah seperti Ayub. Lembutkan hati kita, dan ijinkan Tuhan berbicara. Percayalah, seperti yang Yakobus katakan, bahwa pada akhirnya Tuhan memberikan imbalan yang setimpah atas  ketekunan Ayub itu. Demikian juga hal yang sama telah menantikan Anda, sesuatu yang mulia telah Tuhan sediakan bagi mereka yang setia dan tekun dalam menjalani proses kehidupan yang sudah Tuhan tetapkan.

Sebagaimana Berlian dibuat dengan tekanan dan mutiara dibentuk oleh iritasi, demikian pula kebesaran ditempa oleh penderitaan. ~ Francis I. Anderson

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?