Menangkis Stress

Renungan Harian / 4 April 2008

Kalangan Sendiri
Menangkis Stress
Admin Spiritual Official Writer
      7269
Yesaya 25:6
TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 95; Lukas 7; Yosua 1-2

Kehidupan di dunia semakin hari semakin kompetitif. Segala sesuatu tidak mudah. Pekerjaan membutuhkan pendidikan yang lebih tinggi, ketrampilan yang lebih, menuntut kita untuk berpikir lebih strategis dan bekerja lebih keras untuk dapat naik lebih tinggi. Pengalaman saya bekerja di dunia perbankan tak jauh berbeda. Anggaran penerimaan tidak pernah turun, walaupun kita sudah jauh melampaui target dari periode sebelumnya. Belum ditambah dengan kesibukan lainnya. Bila tidak berhati-hati, saya akan jatuh dalam stress, di mana saya cenderung melakukan segala sesuatu dengan kekuatan sendiri.

Di Kitab Perjanjian Lama, bangsa Israel mudah sekali bersungut-sungut kepada Tuhan. Stress dan bersungut-sungut bisa dikatakan sebagai saudara kembar. Kita bisa melihat bangsa Israel di kitab Keluaran 16:1-12, mereka mudah sekali bersungut-sungut saat berhadapan dengan keadaan yang tidak mereka harapkan, misalnya dalam keadaan bahaya, mengalami kekurangan (sandang, pangan, papan) atau ketidaknyamanan. Padahal setiap kali mereka bersungut-sungut, Tuhan selalu menjawab tantangan mereka dengan berkelimpahan. Tuhan memberikan manna, memberikan mata air untuk minum, pakaian dan alas kaki yang bertahan untuk 40 tahun. Itulah kesetiaan Tuhan.

Mazmur 62:2-3 mengatakan: "Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah."

Seandainya saja kita bisa mempercayai Tuhan akan pemenuhan dari kebutuhan-kebutuhan kita seperti raja Daud, stress akan mudah untuk kita tangkis.

Adalah baik untuk percaya kepada Yesus. Namun lebih penting lagi untuk kita percaya kepada-Nya dalam segala hal.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?