Menyendiri Dengan Allah

Renungan Harian / 11 November 2007

Kalangan Sendiri
Menyendiri Dengan Allah
Admin Spiritual Official Writer
      10073
Markus 4:10
Ketika Ia sendirian, pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid itu menanyakan Dia tentang perumpamaan itu.

Kesunyian-Nya Bersama Kita. Ketika Allah membuat kita menyendiri melalui penderitaan, kesedihan, godaan, kekecewaan, sakit atau hasrat yang terhalang, persahabatan yang retak, atau persahabatan baru - ketika Dia benar-benar membuat kita menyendiri, dan kita benar-benar kehilangan kata-kata, bahkan tidak sanggup mengajukan sebuah pertanyaan apapun, maka pada saat itulah Dia mulai mengajar kita. Perhatikanlah cara Yesus Kristus mengajar kedua belas murid-Nya. Para murid-Nya terus-menerus mengajukan pertanyaan, dan dia terus-menerus menjelaskan kepada mereka, tetapi mereka tidak memahaminya sampai mereka menerima Roh Kudus (lihat Yohanes 14:26).

Selama Anda berjalan dengan Tuhan, satu-satunya hal yang ingin dijelaskan-Nya adalah cara Dia bekerja dengan jiwa Anda. Dukacita dan kesulitan dalam hidup orang lain akan sungguh-sungguh membingungkan Anda. Kita menyangka bahwa kita memahami pergumulan orang lain sampai Allah menyingkapkan kekurangan-kekurangan serupa di dalam hidup kita. Ada banyak segi kekerasan hati dan ketidaktahuan yang harus disingkapkan Roh Kudus dalam diri kita masing-masing, tetapi itu hanya dapat dilakukan bila Yesus membuat kita menyendiri. Apakah kita sedang menyendiri bersama Dia sekarang? Atau kita lebih mementingkan gagasan, persahabatan dan pemeliharaan tubuh kita sendiri? Yesus tidak dapat mengajarkan apapun kepada kita sebelum kita meniadakan semua pertanyaan intelektual kita lalu menyendiri bersama Dia.

Banyak rahasia yang akan disingkapkan-Nya kepada Anda.

Sumber : Pengabdianku Untuk Kemulian-Nya, Oswald Chambers

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?