Jangan Takut, Percaya Saja
Kalangan Sendiri

Jangan Takut, Percaya Saja

Puji Astuti Official Writer
      975

Ayat Renungan:  

Markus 5:35-36, Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?" 

Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja!" 

Saat Anda menghadapi masalah, nasihat siapakah yang akan Anda dengarkan? Dari ayat bacaan kita hari ini, kita dapat melihat bagaimana respon seorang kepala rumah ibadah yang menghadapi sebuah kemustahilan. Yaitu kematian anaknya. 

Pria itu telah bersusah payah mencari Yesus dan mengundang-Nya untuk menyembuhkan anaknya. Namun di tengah perjalanan ada berbagai hal terjadi yang membuatnya terlambat, karena ditengah perjalanan ada orang datang membawa kabar duka bahwa anaknya sudah mati.  

Pembawa pesan itu menasehati untuk tidak usah menyusahkan Yesus lagi, karena percuma mengundang Dia. Namun Yesus berkata kepada pria itu, "Jangan takut, percaya saja!" 

Pria itu percaya kepada dengan perkataan Yesus, dan akhirnya mengalami mujisat yang luar biasa. Anaknya akhirnya hidup kembali.  

Apakah Anda sedang menghadapi masalah yang sepertinya mustahil? Tuhan juga sedang berkata kepada Anda saat ini, “Jangan takut, percaya saja!” Tuhan Yesus sanggup menolong Anda. Namun Anda harus mengambil langkah penting, undanglah Yesus datang ke dalam hidup Anda. Undang Dia masuk dalam keluarga Anda, ijinkan Yesus untuk menjamah kehidupan Anda dan seluruh anggota keluarga Anda.  

Bukankah Yesus telah bangkit dari kematian? Bahkan maut tidak bisa menahan Dia, Raja segala raja, pemilik langit dan bumi. Bukankah masalah Anda sangat kecil di hadapan-Nya?  

Namun, apakah Anda percaya kepada-Nya? Yesus sedang menunggu jawaban Anda saat ini.  

Action: Undanglah Tuhan dalam kehidupan Anda, dan perkatakan kehidupan atas masalah yang sedang Anda hadapi.  

Ayat hafalan : Markus 5:41, Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum,"* yang berarti: /"Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!" 

Ikuti Kami