Berakar di Dalam Kristus
Kalangan Sendiri

Berakar di Dalam Kristus

Lori Official Writer
      995

Fearless Faith Seri 7 Konsep "Keteguhan Iman" dan Bagaimana Memperkuatnya

 

Ayat Renungan: Kolose 2: 7, “Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”

Ketika kita dihadapkan dengan masalah, kita mungkin merasa ragu. Rasa ragu ini bisa meragukan identitas kita dan bahkan keberadaan Tuhan. Pertanyaan muncul dalam pikiran kita, "Apakah Tuhan benar-benar ada? Apakah Dia berkuasa? Apakah Tuhan dapat melepaskan kita dari masalah ini?" Keraguan ini sering kali timbul karena pengalaman gagal di masa lalu.

Kegagalan yang pernah kita alami dapat mengubah pandangan diri kita. Pikiran seperti "Aku adalah orang yang gagal" terus menghantui setiap kali kita menghadapi masalah. Sebesar apapun pengetahuan kita tentang kuasa dan kedaulatan Tuhan, jika pikiran negatif ini terus kita biarkan, kita akan selalu merasa seperti orang yang gagal. Inilah awal munculnya keraguan dalam diri kita.

Tapi bagaimana kita dapat mengatasi pola pikir yang merusak ini? Kita perlu mengalihkan fokus kita kembali kepada Allah. Melakukan ini secara konsisten akan melatih pikiran kita untuk selalu fokus pada-Nya, sehingga keraguan kita perlahan-lahan akan berkurang.

Kolose 2:7 mengatakan, “Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” Kita perlu berakar dalam Kristus, karena kita sudah dibangun di atas Dia. Kita harus selalu mengingat bahwa kita telah diselamatkan, dimenangkan, dan disembuhkan oleh-Nya. 

Kita harus selalu mengingatkan diri kita lewat Ibrani 4: 14, bahwa kita punya "Imam Besar" yang punya kuasa tak terbatas. Jadi Dia yang akan membuat kita menang atas apapun, termasuk masalah. Jadi mari berteduh di bawah sayap-Nya supaya kita tetap kuat!

 

Action: Ingatlah kebaikan apa yang Tuhan sudah lakukan dalam hidupmu di masa lalu, apakah itu pernah disembuhkan, pernah mendapatkan berkat tak terduga atau pernah terluput dari bahaya dan sebagainya. Bangun sukacita dalam hatimu dengan mengingat kejadian-kejadian menakjubkan tersebut. 

Ayat Hafalan: 1 Petrus 5: 9, “Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.”

Ikuti Kami