Memuridkan Anak Dengan Pengalaman Bersama Tuhan
Kalangan Sendiri

Memuridkan Anak Dengan Pengalaman Bersama Tuhan

Hilda Tri Lestari Contributor
      1842

3 Yohanes 1:4

Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 53; Kisah Para Rasul 25; Imamat 16-17

Anak adalah generasi penerus dimana orang tua diberi mandat oleh Tuhan untuk mendidiknya. Tuhan menjadi otoritas tertinggi dalam setiap keluarga, karena itu orang tua wajib memuridkan anaknya di dalam Tuhan hingga mereka merasakan pengalaman pribadi bersama Dia.

Ulangan 6:7 berkata, “Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”

Ketika kita memuridkan anak dalam Kristus, beri ruang kepada mereka agar mereka memiliki pengalaman bersama dengan Tuhan. Ketika mereka sakit, ajar mereka untuk berdoa kepada Tuhan, ketika mereka dalam kesusahan, ajar mereka untuk berdoa meminta pertolongan dari Tuhan. Beri ruang kepada anak-anak kita untuk mereka bisa datang sendiri kepada Tuhan, sehingga dengan kesadaran mereka akan benar-benar mengakui bahwa Tuhan yang disembah oleh orangtua mereka adalah Tuhan yang benar yang penuh dengan kasih.

Bagaimana agar anak kita bisa kita didik dan memuridkan (mereka mau taat)? Jawabannya ada dalam Efesus 6:4 “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”

Kasih Tuhan yang harus berperan. Mari orangtua kita minta hikmat-hikmat dari Tuhan bagaimana untuk mendidik dan memuridkan anak kita sesuai kehendakNya. Tuhan Yesus memberkati.

Ikuti Kami