Duri dalam Hati

Renungan Harian / 31 October 2015

Kalangan Sendiri
Duri dalam Hati
Theresia Karo Karo Official Writer
      4539

Duri keegoisan bertumbuh secara alami di dalam diri kita, sementara buah yang menyenangkan Allah perlu dipelihara secara teratur dan disirami melalui doa, pengakuan dosa, dan ketaatan kepada Tuhan. Tanpa semua itu, tanah hati kita akan terhimpit oleh duri kesia-siaan dan kerakusan.

Aku memandangnya, aku memerhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran (Amsal 24:32).


Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?