Semangat Kesungguhan!

Renungan Harian / 8 October 2015

Kalangan Sendiri
Semangat Kesungguhan!
daniel.tanamal Official Writer
      6585

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} </style>

"Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."

(Hosea 6:3)


Kunci utama dalam meraih keberhasilan adalah kerja keras dan kesungguhan! Sangatlah mustahil jika kita meraih semua yang kita impikan hanya dengan berpangku tangan dan tidak melakukan segala sesuatu dengan kesungguhan. Jika sampai hari ini kita masih juga belum mampu mencapai segala yang diimpikan, mungkin yang menjadi salah satu faktor kegagalannya adalah kita kurang bersungguh-sungguh.

Jangan sekali-kali kita mengkambinghitamkan orang lain sebagai penyebab kegagalan, tapi biarlah kita belajar untuk mengevaluasi diri dan membuat sebuah perubahan. Barrack Obama, presiden Amerika ke-44 mengatakan, "Perubahan tidak akan datang jika kita menunggu orang lain atau lain waktu. Diri kitalah yang ditunggu-tunggu. Diri kitalah perubahan yang dicari-cari."

Sebagus dan secemerlang apa pun rencana dan ide yang ada di otak kita, apabila tidak disertai dengan tindakan yang sungguh untuk mewujudkannya maka semuanya hanya tinggal angan-angan dan tidak pernah menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Begitu juga dalam bekerja, studi, beribadah, berdoa dan melayani pekerjaan Tuhan, jika tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh hasilnya pun tidak akan maksimal.

Bersungguh-sungguh berarti melakukan dengan segenap hati, pikiran, tenaga, kemampuan, serta penuh tanggung jawab; bersungguh-sungguh berarti tekun, setia, disiplin dan tidak mudah menyerah pada keadaan. Tuhan menghendaki anak-anak-Nya memiliki kehidupan yang di atas rata-rata supaya keberadaannya benar-benar berdampak bagi dunia. Tapi jika kita melakukan segala sesuatu dengan asal-asalan, setengah-setengah, semau gue, ceroboh, ogah-ogahan dan bermalas-malasan, "Apa kata dunia nanti?"

 

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?