Kebaikan Ini Untuk Tuhan

Renungan Harian / 18 February 2014

Kalangan Sendiri
Kebaikan Ini Untuk Tuhan
Yenny Kartika Official Writer
      9550
Show English Version

Matius 6:1

"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.”

 

Bacaan Alkitab Setahun [kitab]mazmu49[/kitab]; [kitab]kisah21[/kitab]; [kitab]imama8-9[/kitab]

 

Suatu hari saya menjadi sukarelawan di acara Thanksgiving dan bertugas menyediakan makanan bagi kaum tuna wisma, sesuatu yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya. Saya digerakkan oleh seorang pria yang sedang berkencan dengan saya saat itu. Dia sendiri telah melakukan hal itu setiap tahun. Dia sangat bersemangat membantu sesama yang membutuhkan, memberi, dan melakukan kebaikan kepada yang lain. Jadi ketika saya diberikan kesempatan untuk terlibat, saya tidak bisa menolak.

Setelah berada di tempat penampungan selama beberapa menit, saya ditarik ke samping oleh salah seorang koordinator program. Saya tidak akan pernah melupakan apa yang dia katakan. “Kalau kamu tidak mau berada di sini, tidak ada yang akan memaksamu.” Sambil berdiri dengan wajah terkejut, saya berusaha meyakinkan dia bahwa saya memang ingin berada di sini. Namun siapa yang sebetulnya saya yakini—dirinya atau diriku? Dia kemudian menjelaskan bahwa semuanya ‘tertulis’ di wajah saya. Dia bilang, “Tidak ada gunanya melakukan hal yang benar jika kamu melakukannya dengan alasan yang salah.”

Beberapa orang senang melakukan perbuatan baik untuk sesama bukan karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan, namun karena alasan-alasan egois yang mereka buat. Berbuat baik membuat mereka merasa nyaman. Mereka jadi merasa orang yang penting, dibutuhkan, dan diinginkan. Kebenarannya adalah..jika kamu tidak melakukannya atas alasan yang benar, kamu sebaiknya tidak melakukan itu sama sekali. Kebaikan haruslah mengalir dari hati, bukan sesuatu yang memuaskan egomu.

 

BACA JUGA:

Climbing a Ladder the Wrong Way

Ciri-ciri Anda Harus Minum Lebih Banyak Air

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pindah Kerja

Paus Francis: Jangan Menikah Karena Faktor Emosi Semata

Pendidikan Makin Mahal, Masih Adakah Harapan untuk Bersekolah?

Rakyat Rusia Makin Religius Tapi Jarang ke Gereja

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?