Berharap pada manusia sama saja berharap sama angin. Angin berhembus ke sana kemari, tidak bisa dipegang dan cepat berlalu. Pengharapan yang diletakkan pada Tuhan tentu tidak mendatangkan kekecewaan tapi masa depan penuh harapan.
“Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih daripada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?” (Yesaya 2 : 22)
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”