Merintis Persekutuan

Renungan Harian / 24 October 2008

Kalangan Sendiri
Merintis Persekutuan
Admin Spiritual Official Writer
      8914
Mazmur 119:63
Aku bersekutu dengan semua orang yang takut kepada-Mu, dan dengan orang-orang yang berpegang pada titah-titah-Mu.

Bacaan Alkitab setahun : Mazmur 116; 2 Petrus 3; Yehezkiel 38-39

Di kantor saya saat ini maupun sebelumnya, pekan kerja yang baru selalu diawali dengan ibadah. Tidak hanya formalitas kerohanian, tetapi karena ada kesadaran bahwa melakukan persekutuan merupakan salah satu kebutuhan mendasar orang-orang percaya. Masalahnya, bagaimana bila kita bekerja di perusahaan sekuler, di mana kekristenan tidak berada pada level yang mayoritas?

Saya teringat pada teman saya yang bekerja pada salah satu perusahaan selular. Di kantornya, karena bukan merupakan perusahaan Kristen, tidak ada persekutuan. Namun, melalui bincang-bincang dengan sesama rekan Kristen, mereka sepakat untuk memulai persekutuan interdenominasi. Dan persekutuan itu masih berjalan sampai sekarang.

Ketika tidak ada persekutuan di kantor Anda, bukan tidak mungkin Allah ingin Anda bergerak dan membagikan visi ini kepada rekan-rekan Kristen Anda. Bukan sekedar memenuhi kebutuhan spiritual, persekutuan juga menjadi sarana untuk saling mendukung, saling memberi semangat ketika rekan-rekan mulai tidak produktif dalam bekerja.

Kalau melihat kehidupan jemaat mula-mula, ada banyak petobat baru di antara mereka. Meski pun begitu, mereka menyadari kebutuhan untuk bersekutu dan bertekun dalam firman Tuhan. Dan ketika persekutuan tercipta dan Firman itu diwartakan, kita melihat hidup mereka semakin diubahkan.

Bukan tidak mungkin ada banyak rekan kerja yang merindukan adanya persekutuan di kantor Anda. Jadi, mengapa tidak memulainya sekarang?

Visi yang sama dapat dimiliki oleh orang yang berbeda. Berbagi visilah dengan rekan sekerja Anda.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?