Keluarga yang Terpisah dari Kasih Allah

Renungan Harian / 7 May 2022

Kalangan Sendiri
Keluarga yang Terpisah dari Kasih Allah
Claudia Jessica Official Writer
      4384

Efesus 6:4

Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 127; 1 Korintus 16; 1 Samuel 20-21

Belakangan ini, peran keluarga tidak berfungsi dengan semestinya. Ironisnya, hal ini menjadi bagian dan berkembang di masyarakat kita. Dalam keluarga disfungsional, wewenang antara orang tua dan anak menjadi tidak jelas sehingga sulit untuk mendeteksi siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas suatu hal.

Dalam kasus keluarga disfungsional, beberapa orang tua mencoba menjalani hidup mereka melalui anak-anak. Misalnya beberapa ayah menekan anak laki-laki mereka untuk berprestasi dalam olahraga karena mereka tidak pernah berhasil.

Selain itu, tidak jarang orang tua saling menyalahkan satu sama lain atas masalah pengasuhan yang mereka hadapi. Pola asuh permisif maupun lalai sering terjadi dalam keluarga disfungsional.

Beberapa keluarga lainnya menerapkan otoritas atas anak-anak mereka. Batasan yang ada dalam keluarga ini membuat hubungan keluarga menjadi kaku dan minimnya komunikasi mengakibatkan keluarga ini tidak memiliki ikatan yang kuat satu sama lain. Dalam pola keluarga ini, biasanya anak-anak berharap cepat dewasa agar mereka dapat meninggalkan ‘sistem’ ini.

Orang tua tidak boleh memprovokasi anak-anak dan menempatkan harapan yang tidak adil atau mengontrol mereka dan mengabaikan membangun hubungan yang penuh kasih dan perhatian. Orang tua harus mendisiplin dalam kasih dan mengajar anak-anak dalam jalan Tuhan.

 

Hak cipta oleh Living Free Every Day, diambil dari renungan Crosswalk.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?