Komunitas, Alat Tuhan untuk Memberikan Kekuatan
Kalangan Sendiri

Komunitas, Alat Tuhan untuk Memberikan Kekuatan

Lori Official Writer
      68

Pengkhotbah 4: 9-10 

"Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!" 

 

Firman Tuhan yang kita pelajari pagi ini dari Pengkhotbah 4:9-10 menegaskan sebuah prinsip hidup yang mendasar yaitu manusia diciptakan untuk hidup dalam kebersamaan. “Dua orang lebih baik dari pada seorang diri” bukan hanya berbicara tentang kerja sama agar hasil lebih maksimal, tetapi tentang kebutuhan akan penopang saat salah satu jatuh. Ayat ini secara realistis mengakui bahwa setiap orang bisa jatuh karena kegagalan, kelelahan, dan kelemahan akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup setiap orang.  

Bagian kedua ayat ini menjadi penekanan penting: “kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya.” Artinya, jatuh bukan kemungkinan yang kecil—itu sesuatu yang wajar terjadi. Yang membedakan adalah apakah ada orang yang siap mengangkat. Tanpa komunitas, seseorang yang jatuh harus berjuang sendirian. Itulah sebabnya firman Tuhan berkata, “wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya.” 

Dalam kehidupan orang Kristen sehari-hari, keterbatasan itu nyata. Ada masa ketika iman terasa goyah. Ada saat kita lelah menghadapi tekanan ekonomi atau masalah keluarga. Ada juga pergumulan pribadi yang tidak selalu terlihat oleh orang lain. Kita mungkin mengasihi Tuhan, tetapi kita tetap manusia yang terbatas.

Di sinilah tujuan komunitas menjadi jelas. Komunitas bukan sekadar tempat berkumpul atau menjalankan kegiatan rohani. Komunitas adalah alat Tuhan untuk menopang kelemahan pribadi. Setiap orang memiliki sisi rapuh yang tidak bisa ditanggung sendirian. Tuhan menempatkan kita dalam persekutuan supaya kita saling melengkapi, saling menguatkan, dan saling mengangkat ketika ada yang jatuh. 

Ketika seseorang kuat, ia bisa menjadi penopang. Ketika ia lemah, ia bisa ditopang. Pola inilah yang membuat tubuh Kristus bertumbuh dengan sehat. Komunitas menjadi ruang di mana kasih Tuhan dinyatakan secara nyata melalui perhatian, doa, nasihat, dan kehadiran satu sama lain.   

 

Action Praktis: 

Hari ini mari menjawab pertanyaan ini secara pribadi: Apakah Anda diantara Anda yang masih belum memiliki komunitas rohani?  

Jika belum, minggu ini mari mulai mencari satu komunitas yang bisa Anda percaya dan yang menyambut Anda dengan baik melalui gereja-gereja lokal terdekat.  

Ikuti Kami