Hadapi Raksasa Hidup dengan Kuasa Tuhan
Kalangan Sendiri

Hadapi Raksasa Hidup dengan Kuasa Tuhan

Lori Official Writer
      214

Shalom saudara,  jumpa lagi dengan saya Maria Kaesmetan. Apa kabar hari ini? Saya berharap setiap Anda dipenuhi oleh sukacita dan damai kasih Tuhan sekalipun mungkin cuaca maupun situasinya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. 

 

Ayat Renungan: 1 Samuel 17: 45 - “Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang itu." 

 

Hari ini kita akan sama-sama belajar dari kebenaran Firman Tuhan yang pastinya akan memberkati Anda dan saya. Diambil dari 1 Samuel 17: 45 yang isinya demikian: 

"Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu." 

Ada apa dengan nama Tuhan sehingga Daud begitu yakin nama itu akan memberi kemenangan? Nama itu punya arti di dalamnya, itu mengandung maksud dan tujuan tentang keberadaan dari orang tersebut. 

Saya ingat waktu saya diberi nama oleh Papa saya Maria Magdalena, dia punya harapan bahwa kelak anaknya ini akan menjadi seperti Ibu Yesus yang bisa membawa orang dalam kemenangan, membawa orang menerima keselamatan. 

Jadi apa yang terjadi dengan nama Allah yang diusung oleh Daud? Daud mengenal Tuhan jauh sebelum kita sampai ada hari ini. Daud, dia bergaul akrab dengan Tuhan. Pada waktu kapan? Pada waktu dia di padang gurun, dia sendirian dengan dua sampai tiga ekor kambing dombanya dan menghadapi singa, beruang, dan serigala. 

Apa yang Daud katakan? Dia berkata “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.” (Mazmur 23: 4) Daud tahu persis siapa yang ia percaya. Dia bisa merobek mulut singa, mulut beruang, dan mengalahkan singa dan beruang seorang diri bagaimana mungkin dia bisa melakukannya kalau bukan kekuatan dari Tuhan? 

Karena itu, waktu dia menghadapi Goliat, dia tidak melihat Goliat sebagai tantangan, dia tidak melihat Goliat sebagai hal yang menakutkan, tetapi dia melihat kuasa Allah yang besar yang pernah dia alami waktu dia berperang melawan singa dan beruang. Maka kekuatan iman dan pengalaman itu membuat dia berani menghadapi Goliat. 

Pertanyaannya adalah apakah Anda pernah mengalami di mana Anda tidak tahu lagi harus berbuat apa, tetapi ketika Anda berseru kepada Tuhan saat itulah  Tuhan menyatakan kemenangan - sebuah mukjizat?  

Itu adalah rekornya Tuhan dan dengan itu Anda bisa tampil menjadi berani dan siap menghadapi masa-masa sulit. Karena itu hari ini saya mau menantang saudara untuk jangan buru-buru salah mengerti Tuhan, untuk jangan buru-buru marah kalau Anda menghadapi persoalan. Kenapa? Karena di balik persoalan di sana ada berkat besar. 

Anda bertemu Tuhan, mengalami kuasa-Nya dan bahkan bisa menang dengan kuasa-Nya. Sehingga Anda bisa mengatasi kesulitan-kesulitan yang akan datang. Bukan hanya masalah Anda sendiri, tetapi juga Anda bisa menolong orang yang mengalami kesulitan. 

Karena itu, izinkan persoalan membawa kita bertemu Tuhan dan mengalami kuasa-Nya. Sehingga Anda memiliki pengalaman-pengalaman yang paling intim dan siap menghadapi keadaan di masa kini dan yang akan datang.   

 

Momen Refleksi: 

Hari ini, mari terima tantangan ini: Mari bersiap untuk mau dilatih berperang melalui persoalan yang Anda hadapi. Sehingga Anda bisa menjadi orang yang kuat dan menjadi berkat.  

Tuhan Yesus memberkati. 

 

Hak Cipta ©Maria Kaesmetan, Departemen Spiritual Life CBN Indonesia 

Ikuti Kami