Berdiamlah Dihadapan Tuhan!
Kalangan Sendiri

Berdiamlah Dihadapan Tuhan!

Lori Official Writer
      1378

Ayat Renungan: 

1 Petrus 5: 6-7, “Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”

Matius 11: 28, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

 

Mungkin ada banyak sekali yang mengganggu kita hari-hari ini, baik itu pikiran tentang pengalaman masa lalu atau rencana-rencana masa yang akan datang. Kita bisa menggambarkan keadaannya seperti sebuah lalu lintas yang berseliweran. Sementara perasaan kita penuh dengan rasa takut, intimidasi dan perasaan bingung. Kedua bagian dari diri kita ini yaitu pikiran dan perasaan, hanya bisa dikendalikan oleh roh kita yang di dalamnya kita izinkan Roh Allah yang kendalikan. 

Di dalam 1 Petrus 5: 6-7 disampaikan, “Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” Jadi untuk kita bisa tenang, kita perlu menundukkan pikiran dan perasaan kita ke dalam tangan Allah yang hidup. Kemudian kita memerlukan tekad yang besar bahwa segala keadaan dan persoalan yang kita hadapi hari-hari ini tidak bisa kita selesaikan tanpa campur tangan Tuhan. Karena itu kita memerlukan kerendahan hati untuk berkata “Ya Tuhan, aku tidak bisa melakukannya tanpa Engkau.” 

Tuhan sendiri memberikan undangan kepada kita. Untuk datang membawa segala beban kita, seperti disampaikan dalam Matius 11: 28, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Jadi kamu yang hari ini sedang sakit, berbeban berat, putus asa dan kesepian, Tuhan memberikan tawaran ini. Setiap orang yang benar-benar merasa rentan pasti akan menerima tawaran ini!

Undangan ini tidak hanya untuk kalangan tertentu, tetapi kepada semua orang yang bersedia menerimanya. Setiap kita yang mengaku “letih lesu” dan “berbeban berat” dengan segala hal yang sedang kita lalui, entah itu pekerjaan, ekonomi dan hubungan. Saat semuanya sudah terasa mentok, Tuhan justru menawarkan kelegaan. Tuhan sendiri tidak janjikan ikan tetapi Dia pancing. Saat kita mau datang kepada Tuhan maka kita akan memperoleh ketenangan, dan di dalam ketenangan inilah kita bisa berdoa. 

Hari ini, bagi siapapun Anda yang sedang berbeban berat dan letih lesu, ambil waktu untuk menenangkan jiwa kita. Bila perlu ambil waktu sejenak untuk nyalakan musik yang tenang. Nikmati di masa kesendirian Anda dan izinkan jiwa kita teduh agar Tuhan bisa menyatakan diri-Nya atas kita. Apapun rencana dan pikiran yang Tuhan sampaikan tuliskanlah itu, lalu mengucap syukurlah untuk setiap isi hati-Nya yang disampaikan untuk Anda.

Selamat mencoba dan alami sukacita dan damai yang penuh di dalam Tuhan.

Ayat Hafalan: Matius 6: 33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

 

Hak cipta @Maria Kaesmetan

Ikuti Kami