Diberi Hikmat Untuk Mengajar
Kalangan Sendiri

Diberi Hikmat Untuk Mengajar

Lori Official Writer
      1768

Ayat Renungan: 

Kolose 3: 16, “Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain…”

Lukas 6: 40, “Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.”

 

Sejak kita menjadi orang percaya, apakah kita sudah melakukan panggilan kita masing-masing? Banyak dari kita mungkin bertanya, "Apa sebenarnya yang Tuhan mau untuk aku lakukan?" Jika kita baca isi dari Kitab Perjanjian Baru, hampir semuanya mengarah kepada satu tujuan yang sama, yaitu mengerjakan Amanat Agung.

Tuhan memerintahkan kita untuk menjalankan panggilan kita sesuai dengan karunia kita masing-masing (1 Korintus 12:28). Salah satunya adalah mengajar. Mengajar, terutama menjadi guru sekolah minggu adalah panggilan mulia yaitu mengerjakan amanat ilahi untuk memuridkan generasi.

Keterbatasan orang tua memuridkan anak di rumah, membuat pelayanan anak di gereja menjadi sangat penting. Dan guru sekolah minggu menjadi teladan yang membantu anak-anak mengenal Tuhan dan mengadopsi nilai-nilai ilahi dalam hidupnya. Tapi diperlukan hikmat Tuhan supaya setiap pengajaran yang dibagikan kepada anak bisa tumbuh dengan baik. Inilah yang disampaikan di dalam Kolose 3:16, “Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain…” 

Sayangnya, tak banyak orang yang terpanggil atau mau jadi guru sekolah minggu karena merasa pekerjaan ini rumit dan mengharuskan mereka hidup sempurna. Namun, mengajar anak-anak sebenarnya bisa sangat menyenangkan. Anak-anak hanya perlu mendapatkan pengajaran yang sederhana.

Dengan bijaksana, kita dapat mengajarkan kepada anak-anak untuk mengenal Tuhan sesederhana seperti "bernapas" atau "bersyukur" atas papa, mama atau kaka dan adik yang mereka miliki. Kita juga bisa mengajarkan karakter Kristus melalui perkataan dan tindakan, seperti lewat mengucapkan "terima kasih." Atau mengajarkan hidup bersukacita lewat lagu dan tarian. Pemuridan ini butuh langkah demi langkah sampai kita akan ikut bersukacita atas apa yang sudah Tuhan kerjakan atas hidup anak melalui setiap didikan kita. Seperti disampaikan dalam Lukas 6: 40, “Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.”

Jadi, jika ada di antara kita yang merasa terpanggil untuk melayani anak-anak, mari ambil bagian dalam pelayanan ini sekarang juga!

 

Action: Apakah diantara kita ada yang sedang rindu ambil bagian dalam pelayanan anak? Tuhan menuntun kamu di waktu yang tepat! Kamu bisa jadi bagian dari pelayanan pemuridan kami! Temukan selengkapnya di sini.

Ayat Hafalan: Kisah Para Rasul 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Hak cipta @Maria Kaesmetan

Ikuti Kami