Membangun Kebiasaan Baik
Kalangan Sendiri

Membangun Kebiasaan Baik

Lori Official Writer
      1956

Ayat Renungan: 

Matius 18: 10 & 14, “Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini…Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.”

Matius 28: 19-20, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

 

Seberapa banyak waktu yang kita habiskan bekerja sehingga mengabaikan orang-orang di sekitar kita?

Orang tua-orang tua yang sibuk bekerja mungkin akan memilih memberikan gadget ke anak agar tetap bisa bekerja dengan aman. Kita pikir toh anak pasti senang dan punya hiburan. Tapi bagaimana kalau ini terjadi setiap hari? Lambat laun akan muncul satu masalah dan kita akan mulai panik, “Anakku kecanduan gadget.”

Kelalaian ini menimbulkan masalah baru bagi generasi kita. Kita tahu ada beberapa negara yang sudah kehilangan angkatan generasinya karena diabaikan oleh kesibukan. Bagaimana dengan kita? Dalam Matius 28: 19-20, Tuhan memanggil kita untuk “memuridkan”. Memenuhi kebutuhan anak memang kewajiban kita! Tapi kita juga punya tanggung jawab untuk memuridkan anak supaya tak seorangpun dari mereka yang terhilang! Seperti disampaikan dalam Matius 18: 10 & 14, “Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga…Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.” 

Mulai memuridkan anak dengan membangun dua kebiasaan baik ini setiap hari:

1. Merenungkan firman Tuhan. Atur waktu setiap hari untuk merenungkan firman Tuhan dan membangun mezbah doa bersama anak. Biasakan membaca satu hari 1 pasal firman Tuhan untuk menanamkan benih firman atas diri anak.

2. Dorong untuk mengaplikasikannya dengan tindakan. Ambil waktu setiap hari untuk memonitor bagaimana anak mengaplikasikan firman Tuhan yang dibaca dan didiskusikan bersama setiap hari di dalam kesehariannya. 

Bekerja memang penting! Tapi mari tetap luangkan waktu untuk memuridkan generasi kita dengan dua langkah sederhana ini. Lakukan selangi kita masih diberikan waktu. 

 

Action: Mulai menerapkan dua kebiasaan di atas bersama anak sepanjang minggu ini.

Ayat Hafalan: Kisah Para Rasul 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Ikuti Kami